APBI Harap Penghapusan Sanksi DMO Batu Bara Berlanjut di 2021
Rabu, 13 Januari 2021 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
"Ini yang menjadi masalah klasik dan bisa saja terjadi lagi di 2021. Bagaimana perusahaan yang tidak bisa memasok tetapi akan dikenakan sanksi. Ini yang jadi dilema bagi pemerintah untuk bisa membuat kebijakan yang adil bagi yang lain," ungkapnya.
Menurut Hendra, sejauh ini pemerintah masih kesulitan memberlakukan skema yang tepat karena permasalahan tersebut. Apalagi sejak awal tahun 2021 harga batu bara masih menguat. Hal ini akan menyulitkan PT PLN (Persero) sebagai penyerap batu bara terbesar karena harga yang tinggi.
(Baca juga: Pelanggan yang Setia, Catat Ya Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Depok Hari Ini )
"PLN pasti sulit harga tinggi banget takut mereka tidak dapat feeding. Di sisi lain, perusahaan batu bara juga berpikir ini kita sudah menikmati berkah dari harga yang tinggi harus kita maksimalkan," jelasnya.
Dia menambahkan, perusahaan batu bara ingin memperbaiki kondisi kinerja keuangan namun di sisi lain ada kewajiban yang harus dipenuhi. "Memenuhi kewajiban itu yang tidak mudah karena kualitas pasti akan berbeda dan pasarnya juga sempit. Ini yang agak berat," tandasnya.
Menurut Hendra, sejauh ini pemerintah masih kesulitan memberlakukan skema yang tepat karena permasalahan tersebut. Apalagi sejak awal tahun 2021 harga batu bara masih menguat. Hal ini akan menyulitkan PT PLN (Persero) sebagai penyerap batu bara terbesar karena harga yang tinggi.
(Baca juga: Pelanggan yang Setia, Catat Ya Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Depok Hari Ini )
"PLN pasti sulit harga tinggi banget takut mereka tidak dapat feeding. Di sisi lain, perusahaan batu bara juga berpikir ini kita sudah menikmati berkah dari harga yang tinggi harus kita maksimalkan," jelasnya.
Dia menambahkan, perusahaan batu bara ingin memperbaiki kondisi kinerja keuangan namun di sisi lain ada kewajiban yang harus dipenuhi. "Memenuhi kewajiban itu yang tidak mudah karena kualitas pasti akan berbeda dan pasarnya juga sempit. Ini yang agak berat," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :