Libur Imlek Diprediksi Bikin Sektor Pengangkutan Meningkat

loading...
Libur Imlek Diprediksi Bikin Sektor Pengangkutan Meningkat
Berdasarkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia (BI), kegiatan usaha sektor Pengangkutan dan Komunikasi terindikasi meningkat. Foto/Dok
JAKARTA - Berdasarkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia (BI) , kegiatan usaha sektor Pengangkutan dan Komunikasi terindikasi meningkat meskipun terbatas. Hal ini terindikasi dari saldo bersih tertimbang (SBT) kegiatan usaha sebesar 0,76%, meningkat dibandingkan -0,19% pada triwulan III-2020.

"Berdasarkan rincian subsektor, meningkatnya kegiatan usaha terindikasi pada seluruh subsektor yang tercatat tumbuh positif, terutama subsektor Pengangkutan (SBT 0,51%)," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Baca Juga: Kegiatan Dunia Usaha Membaik di Kuartal IV/2020, Ini Pendorongnya

Responden menyatakan peningkatan didukung oleh faktor musiman dan permintaan masyarakat yang cenderung meningkat saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan libur panjang akhir tahun pada periode laporan.

Sejalan dengan peningkatan kegiatan usaha tersebut, tingkat penggunaan tenaga kerja sektor Pengangkutan dan Komunikasi pada triwulan IV-2020 terindikasi tumbuh membaik meski masih negatif sebesar SBT -0,52%.



Berdasarkan rincian subsektor, peningkatan tenaga kerja terindikasi pada subsektor Pengangkutan (SBT -0,34%), maupun subsektor Komunikasi (SBT -0,19%).

Sedangkan pada triwulan I-2021, kegiatan usaha sektor Pengangkutan dan Komunikasi diprakirakan masih tumbuh positif meskipun relatif stabil. "Hal ini terindikasi dari SBT kegiatan usaha sebesar 0,84% dari 0,76% pada triwulan sebelumnya," ungkap dia.

Baca Juga: Vaksinasi Memungkinkan Kolaborasi dengan Dunia Usaha



Berdasarkan subsektor, peningkatan kegiatan usaha diprakirakan terjadi pada subsektor Pengangkutan (SBT 0,78%) yang diduga didorong oleh libur sekolah pada awal Januari serta HBKN Imlek pada Februari.

Dari sisi penggunaan tenaga kerja, membaiknya kegiatan usaha pada triwulan I-2021 juga berdampak pada meningkatnya jumah tenaga kerja. "Hal ini terindikasi dari SBT jumlah tenaga kerja sebesar 0,09%, meningkat dari -0,52% pada triwulan IV-2020," tukasnya.

Berdasarkan subsektor, naiknya tingkat penggunaan tenaga kerja pada triwulan IV-2020 terutama diprakirakan terjadi pada subsektor Pengangkutan (SBT 0,16%) sejalan dengan kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja dalam memenuhi permintaan konsumen meskipun dalam skala terbatas.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top