Lampaui Target, Penyaluran KUR Bank BUMN Tembus Rp188 Triliun
Senin, 18 Januari 2021 - 12:44 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) atau Bank BUMN telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2020 sebesar Rp188,11 triliun. Realisasi tersebut lebih besar dari angka yang ditargetkan yakni Rp186,6 triliun.
Baca Juga : Utang Pemerintah Tembus Rp6.074 Triliun, Sri Mulyani Sebut karena Covid-19
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, serapan dana KUR melebihi 5,8 juta debitur sepanjang tahun lalu. Jumlah itu pun melebihi target. "Realisasinya juga lebih tinggi dari target, yakni 5,8 juta debitur. Jadi, jangkauan ini demikian luas dengan size yang juga besar," ujar Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo, Senin (18/1/2021).
Baca Juga: Penyaluran KUR Sektor Kelautan & Perikanan Tembus Rp5,2 Triliun
Kementerian BUMN terus memaksimalkan serapan KUR melalui Bank Himbara. Saat ini, pihak manajemen bank plat merah sudah mengajukan KUR senilai Rp253 triliun. Nilai tersebut diharapkan mampu menjamah seluruh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tanah Air. "Sehingga memungkinkan UMKM bisa memiliki akses yang lebih mudah kepada pinjaman murah dengan struktur subsidi pemerintah," kata dia.
Baca Juga: Pembukaan CPNS Sebanyak Satu Juta Orang Tahun Ini Bisa Saja Dibatalkan
Baca Juga : Utang Pemerintah Tembus Rp6.074 Triliun, Sri Mulyani Sebut karena Covid-19
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, serapan dana KUR melebihi 5,8 juta debitur sepanjang tahun lalu. Jumlah itu pun melebihi target. "Realisasinya juga lebih tinggi dari target, yakni 5,8 juta debitur. Jadi, jangkauan ini demikian luas dengan size yang juga besar," ujar Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo, Senin (18/1/2021).
Baca Juga: Penyaluran KUR Sektor Kelautan & Perikanan Tembus Rp5,2 Triliun
Kementerian BUMN terus memaksimalkan serapan KUR melalui Bank Himbara. Saat ini, pihak manajemen bank plat merah sudah mengajukan KUR senilai Rp253 triliun. Nilai tersebut diharapkan mampu menjamah seluruh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tanah Air. "Sehingga memungkinkan UMKM bisa memiliki akses yang lebih mudah kepada pinjaman murah dengan struktur subsidi pemerintah," kata dia.
Baca Juga: Pembukaan CPNS Sebanyak Satu Juta Orang Tahun Ini Bisa Saja Dibatalkan
Lihat Juga :