Begini Cara Kemenhub Kembangkan Kereta Api di Indonesia
Sabtu, 23 Januari 2021 - 19:30 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Sektor transportasi berbasis tel yakni kereta api kini sudah berkembang semakin cepat seiring dengan kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi di perkeretapian ini juga ditandai dengan munculkan kereta Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) hingga Laju Raya Terpadu (Light Rail Transit/LRT)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan infrastruktur di sektor transportasi ini harus mampu menghubungkan Kawasan produksi dengan Kawasan distribusi dan mempermudah akses ke Kawasan wisata. Tak terkecuali juga pada transportasi kereta api.
Untuk diketahui, saat ini Kementerian Perhubungan sedang mengembangkan perkeretaapian diseluruh Indonesia. Seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kereta Express Jakarta – Semarang – Surabaya, KA Makassar – Parepare, Pengembangan angkutan massal di Medan, KA Regional Kalimantan dalam rangka mendukung Ibu Kota Negara, Pengembangan Angkutan Massal Perkotaan di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Denpasar, pengadaan sarana KA dan pemeliharaan prasarana.
"Saat ini kapasitas layanan jalan semakin terbatas, namun keterbatasan ini dapat dijawab oleh moda transportasi kereta api," ujar dia melalui keterangan resminya, Sabtu (23/1/2021).
Baca Juga: Gempa di Sulbar, Kemenhub Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Banyaknya proyek kereta yang digarap ini juga berpengaruh pada transfer teknologi perkeretaapian dari luar negeri untuk perkeretaapian Indonesia sudah cukup banyak. Namun tentunya hal ini harus diimbangi dengan transfer ilmu pengetahuan ke sumber daya manusia yang ada.
Lebih lanjut Menhub menambahkan bahwa kerjasama antar penyedia jasa dalam menyuguhkan layanan terbaik dengan harga yang kompetitif menjadi faktor kunci. Pemerintah akan menyiapkan ekosistem yang kondusif bagi para inovator termasuk insentif dan dukungan yang memadai untuk mempercepat inovasi dalam bidang transportasi umumnya dan perkeretaapian khususnya.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan infrastruktur di sektor transportasi ini harus mampu menghubungkan Kawasan produksi dengan Kawasan distribusi dan mempermudah akses ke Kawasan wisata. Tak terkecuali juga pada transportasi kereta api.
Untuk diketahui, saat ini Kementerian Perhubungan sedang mengembangkan perkeretaapian diseluruh Indonesia. Seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kereta Express Jakarta – Semarang – Surabaya, KA Makassar – Parepare, Pengembangan angkutan massal di Medan, KA Regional Kalimantan dalam rangka mendukung Ibu Kota Negara, Pengembangan Angkutan Massal Perkotaan di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Denpasar, pengadaan sarana KA dan pemeliharaan prasarana.
"Saat ini kapasitas layanan jalan semakin terbatas, namun keterbatasan ini dapat dijawab oleh moda transportasi kereta api," ujar dia melalui keterangan resminya, Sabtu (23/1/2021).
Baca Juga: Gempa di Sulbar, Kemenhub Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Banyaknya proyek kereta yang digarap ini juga berpengaruh pada transfer teknologi perkeretaapian dari luar negeri untuk perkeretaapian Indonesia sudah cukup banyak. Namun tentunya hal ini harus diimbangi dengan transfer ilmu pengetahuan ke sumber daya manusia yang ada.
Lebih lanjut Menhub menambahkan bahwa kerjasama antar penyedia jasa dalam menyuguhkan layanan terbaik dengan harga yang kompetitif menjadi faktor kunci. Pemerintah akan menyiapkan ekosistem yang kondusif bagi para inovator termasuk insentif dan dukungan yang memadai untuk mempercepat inovasi dalam bidang transportasi umumnya dan perkeretaapian khususnya.
Lihat Juga :