Para Korban Gagal Bayar Reksadana EMCO Minta Kasusnya Segera Diselesaikan

Jum'at, 15 Mei 2020 - 23:36 WIB
loading...
A A A
Pada saat terjadinya penurunan NAB yang berawal bulan November 2019, investor diberikan imbauan oleh Direktur Utama Emco Asset Management Eddy Kurniawan. Yang menyatakan bahwa perusahaan meminta dukungan dari nasabah dalam bentuk tidak melakukan penarikan dana.

"Dukungan tersebut dapat berupa tidak melakukan transaksi penarikan dana (redemption) untuk sementara waktu sampai dengan nilai aktiva bersih (NAB) membaik. Hal tersebut dapat membantu kami dalam proses pemilihan kinerja portofolio reksa dana saham," ujar Eddy dalam suratnya yang tertanggal pada 27 November 2019 itu.

Kebanyakan investor pun percaya dan tidak melakukan aksi penarikan dana hingga berjalannya waktu di bulan Desember 2019 dan Januari 2020. Dimana NAB secara terus menerus mengalami penurunan yang tak wajar, sehingga membuat investor semakin panik dan meminta paksa cair sekalipun Emco di Bulan Desember menolak intruksi cair dari investor.

"Awalnya kita dijanjikan seperti itu, tapi nyatanya, sampai saat ini, hal itu tidak terbukti," kata Maria.

Berbagai cara dilakukan oleh investor dari mendatangi kantor Emco dan berusaha bertemu dengan Eddy Kurniawan Direktur Emco Asset Management, bahkan Eddy optimis menjanjikan akan memberikan penyelesaian. Namun hingga kini tak ada hasilnya.

Para investor berharap kasus ini dapat segera ditelusuri. Pasalnya reksadana Emco ini terdapat banyak kejanggalan, mulai dari penurunan NAB hingga pada nasabah yang sudah mencairkan pun dana tidak masuk ke rekening hingga berbulan-bulan.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KB Bank dan BNI AM Perluas...
KB Bank dan BNI AM Perluas Akses Investasi Reksa Dana bagi Nasabah
Tips MotionTrade: Skema...
Tips MotionTrade: Skema Pelaporan Reksa Dana dalam SPT Tahunan
4 Pilihan Investasi...
4 Pilihan Investasi untuk Pemula, Mulai dengan Buka Tabungan Emas di BRImo
Kenali Perbedaan Saham,...
Kenali Perbedaan Saham, Reksadana dan Obligasi Sebelum Investasi
Promo Bulan Inklusi...
Promo Bulan Inklusi Keuangan, MNC Sekuritas & Sucor AM Ajak Investor Giat Investasi Reksa Dana
Perkuat Investor dan...
Perkuat Investor dan Agen Distribusi Hadapi Tahun Politik lewat ISF 2023
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia
Catatkan Prestasi Positif,...
Catatkan Prestasi Positif, PT IIM Raih Enam Penghargaan Bergengsi
Maybank Asset Management...
Maybank Asset Management Rilis Tiga Reksa Dana
Rekomendasi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Cara Mengatasi Morning...
Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved