Para Korban Gagal Bayar Reksadana EMCO Minta Kasusnya Segera Diselesaikan

Jum'at, 15 Mei 2020 - 23:36 WIB
loading...
Para Korban Gagal Bayar...
Logo Emco Asset Management. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Puluhan nasabah PT Emco Asset Management hingga kini masih menunggu kejelasan nasibnya dari perusahaan. Pasalnya, investasi mereka pada empat produk reksadana besutan EMCO, sampai saat ini tidak bisa di-redemption atau dicairkan.

Para investor yang menjadi korban gagal bayar reksadana ini, telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan haknya. Mulai dari jalur hukum, hingga memberikan pesan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Presiden Joko Widodo, melalui karangan bunga.

"Kami sudah laporkan kasus ini ke Mabes Polri, tapi seperti tidak ada perubahan, jalan di tempat, padahal ini juga menyangkut banyak orang dan uang yang tidak sedikit. Mengapa hal ini hilang kabarnya ditelan pandemi Covid-19," kata salah satu korban, Maria di Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Maria menambahkan, para investor sangat kecewa dan sedih, sebab sampai saat ini mereka tidak mendapatkan tanggapan dari Emco Asset Management. Uang yang diinvestasikan ke dalam produk reksadana bukan sekadar berujung kerugian mengalami penurunan nilai saja, namun seolah-olah hilang dan raib serta tak jelas nasibnya.

Pada Januari, beberapa investor yang sudah melakukan penjualan unit penyertaan hingga saat ini, dana pun belum terbayarkan walaupun nilai dari investasi tersebut sudah mengalami penurunan 70%. Investor sangat berharap agar OJK dan segenap aparatur hukum dan pemerintah untuk dapat mengusut tuntas kasus raibnya dana mereka ini.

"Kami berharap banyak kepada OJK dan aparatur lainnya untuk bisa mengusut tuntas kasus ini sampai selesai," ujar Maria.

Sebelumnya, pada bulan Desember 2019 lalu, pihak Emco Asset Management melarang para investor untuk melakukan penjualan unitnya, sampai hal itu diadukan kepada OJK. kemudian di Januari, barulah investor diperbolehkan untuk melakukan pencairan unit pernyertaannya, dimana nilai dari investasi sudah berkurang 70% sampai 80%. Namun, sayangnya tak sepeser pun terbayarkan hingga saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KB Bank dan BNI AM Perluas...
KB Bank dan BNI AM Perluas Akses Investasi Reksa Dana bagi Nasabah
Tips MotionTrade: Skema...
Tips MotionTrade: Skema Pelaporan Reksa Dana dalam SPT Tahunan
4 Pilihan Investasi...
4 Pilihan Investasi untuk Pemula, Mulai dengan Buka Tabungan Emas di BRImo
Kenali Perbedaan Saham,...
Kenali Perbedaan Saham, Reksadana dan Obligasi Sebelum Investasi
Promo Bulan Inklusi...
Promo Bulan Inklusi Keuangan, MNC Sekuritas & Sucor AM Ajak Investor Giat Investasi Reksa Dana
Perkuat Investor dan...
Perkuat Investor dan Agen Distribusi Hadapi Tahun Politik lewat ISF 2023
Catatkan Prestasi Positif,...
Catatkan Prestasi Positif, PT IIM Raih Enam Penghargaan Bergengsi
Maybank Asset Management...
Maybank Asset Management Rilis Tiga Reksa Dana
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
Rekomendasi
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved