Komisi IV Ancam Mentan Jika Ngotot dengan Program Desa Sapi
Senin, 25 Januari 2021 - 17:42 WIB
loading...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo tetap memutuskan menjalankan program 1.000 Desa Sapi. Meskipun program itu tidak disetujui Komisi IV DPR saat rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar beberapa waktu lalu.
Dalam rapat kerja (raker) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) pada Senin (25/1/2021), Ketua Komisi IV Sudin mengutarakan, bila usulan anggota komisi tidak indahkan oleh pihak Kementan, maka ada kemungkinan anggota komisi memutuskan untuk menunda rapat-rapat penting selanjutnya. ( Baca juga:Ekspor Sarang Burung Walet Tembus Rp28.9 Triliun, Mentan: Anugerah Tuhan untuk Kita )
Bahkan, dia mengingatkan kepada Syahrul Yasin Limpo untuk tidak mengikuti jejak yang pernah dilakukan Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo sebelumnya. Saat itu, DPR memutuskan untuk menunda rapat bersama akibat usulan DPR tidak dipatuhi KKP.
"Kami sudah memutuskan di sini (ruang sidang) tidak menyetujui, tetapi hal ini tetap berjalan. Jadi kalau kita sebagai mitra, tidak saling mendengar, tidak saling tukar pendapat, tidak sepaham, jangan sama-sampai seperti kemarin. Apa yang dilakukan oleh teman-teman Komisi IV, kami bukan hanya menskor rapat dengar pendapat dengan KKP, tapi menunda," ujar Sudin, Senin (25/1/2021).
Dia menilai, program 1.000 Desa Sapi bukanlah program pengembangan, melainkan hanya memindahkan sapi dari satu daerah ke daerah lainnya.
Dalam rapat kerja (raker) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) pada Senin (25/1/2021), Ketua Komisi IV Sudin mengutarakan, bila usulan anggota komisi tidak indahkan oleh pihak Kementan, maka ada kemungkinan anggota komisi memutuskan untuk menunda rapat-rapat penting selanjutnya. ( Baca juga:Ekspor Sarang Burung Walet Tembus Rp28.9 Triliun, Mentan: Anugerah Tuhan untuk Kita )
Bahkan, dia mengingatkan kepada Syahrul Yasin Limpo untuk tidak mengikuti jejak yang pernah dilakukan Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo sebelumnya. Saat itu, DPR memutuskan untuk menunda rapat bersama akibat usulan DPR tidak dipatuhi KKP.
"Kami sudah memutuskan di sini (ruang sidang) tidak menyetujui, tetapi hal ini tetap berjalan. Jadi kalau kita sebagai mitra, tidak saling mendengar, tidak saling tukar pendapat, tidak sepaham, jangan sama-sampai seperti kemarin. Apa yang dilakukan oleh teman-teman Komisi IV, kami bukan hanya menskor rapat dengar pendapat dengan KKP, tapi menunda," ujar Sudin, Senin (25/1/2021).
Dia menilai, program 1.000 Desa Sapi bukanlah program pengembangan, melainkan hanya memindahkan sapi dari satu daerah ke daerah lainnya.
Lihat Juga :