Pasokan Batu Bara Terganggu, Pemadaman Listrik Diyakini Tak Akan Segera Terjadi
Rabu, 03 Februari 2021 - 14:16 WIB
loading...
Gangguan pasokan batu bara ke PLTu akibat faktor cuaca diyakini tidak akan menimbulkan pemadaman listrik bergilir karena telah diantisipasi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, pemadaman listrik bergilir hingga Maret 2021 karena kurangnya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
Baca Juga: DMO Batu Bara Diterapkan, Mustahil Pemadaman Listrik Bergilir
Hal ini karena semua pengusaha batu bara sudah menyatakan komitmennya untuk memasok batu bara ke PLN sesuai dengan target Domestic Market Obligation (DMO) yang mewajibkan secara tahunan untuk mengalokasikan 25% dari produksinya untuk pasar dalam negeri.
"Pemadaman tidak akan terjadi dalam waktu dekat karena memang cuaca buruk terjadi di Kalimantan Selatan. Sementara batu bara itu tersebar di Kalimantan Timur, juga Sumatera dan Jawa. Sehingga perkiraan pemadaman bergilir nanti tidak akan terjadi dalam waktu dekat," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Rabu (3/2/2021).
Namun, Fahmy menuturkan, meski semua pengusaha batu bara sudah menyatakan komitmen untuk memasok batu bara ke PLN sesuai target DMO, namun kadang justru dilemahkan oleh kebijakan Kementerian ESDM yang tidak konsisten seperti membebaskan denda bagi pengusaha yang tidak memenuhi target pasokan batu bara ke PLN.
Baca Juga: DMO Batu Bara Diterapkan, Mustahil Pemadaman Listrik Bergilir
Hal ini karena semua pengusaha batu bara sudah menyatakan komitmennya untuk memasok batu bara ke PLN sesuai dengan target Domestic Market Obligation (DMO) yang mewajibkan secara tahunan untuk mengalokasikan 25% dari produksinya untuk pasar dalam negeri.
"Pemadaman tidak akan terjadi dalam waktu dekat karena memang cuaca buruk terjadi di Kalimantan Selatan. Sementara batu bara itu tersebar di Kalimantan Timur, juga Sumatera dan Jawa. Sehingga perkiraan pemadaman bergilir nanti tidak akan terjadi dalam waktu dekat," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Rabu (3/2/2021).
Namun, Fahmy menuturkan, meski semua pengusaha batu bara sudah menyatakan komitmen untuk memasok batu bara ke PLN sesuai target DMO, namun kadang justru dilemahkan oleh kebijakan Kementerian ESDM yang tidak konsisten seperti membebaskan denda bagi pengusaha yang tidak memenuhi target pasokan batu bara ke PLN.
Lihat Juga :