Jurang Kaya-Miskin Diprediksi Melebar, Stimulus Ekonomi Harus Merata

Rabu, 03 Februari 2021 - 17:52 WIB
loading...
Jurang Kaya-Miskin Diprediksi...
Solusi untuk mengurangi melebarnya kesenjangan antara masyarakat miskin dan kaya akibat pandemi Covid-19 mutlak disiapkan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 diprediksi memperlebar kesenjangan sosial antara masyarakat kaya dan miskin . Sementara, program wakaf yang diluncurkan pemerintah untuk mengatasi ketimpangan sosial malah mendapatkan suara sumbang dari masyarakat.

Laporan lembaga riset Oxfam mengungkapkan pandemi ini berdampak signifikan pada masyarakat bawah. Sedangkan, masyarakat kelas atas sempat terdampak pada awal-awal, tetapi mereka telah mampu mengembalikan pundi-pundi kekayaannya.

BacaJuga: Kesenjangan Akibat Pandemi Melebar, Dunia Harus Turun Tangan

Terkait dengan itu, Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani mendorong pemerintah menyiapkan solusi untuk menyelesaikan masalah ini.

"Pemerintah perlu intens untuk memberikan stimulus ekonomi secara merata terhadap masyarakat kecil, seperti pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bantuan yang pemerintah berikan selama ini belum dirasakan oleh masyarakat yang terdampak pandemi secara merata,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (3/2/2021).

Tahun lalu, pemerintah mengucurkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) sekitar Rp695 triliun. Berbagai bantuan sosial (bansos) diberikan kepada masyarakat, mulai dari sembako hingga uang sebesar Rp600.000 dalam beberapa termin. Pelaku UMKM mendapatkan bantuan Rp2,4 juta per orang.

Tahun ini, pemerintah awalnya menyiapkan dana PEN sekitar Rp403 triliun. Belakangan, dana itu dinyatakan akan bertambah menjadi Rp553 triliun. Pos untuk jaring pengaman sosial disiapkan sekitar Rp150 triliun. Anggaran untuk UMKM dan pembiayaan korporasi Rp156 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Purbaya Ungkap Subsidi...
Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit Dimulai Juni 2026, Insentif Mobil Berapa?
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,7% di Kuartal II-2026, Purbaya Ungkap Tantangannya
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Rekomendasi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved