Sri Mulyani Jamin Rasio Utang Masih dalam Batas Aman

loading...
Sri Mulyani Jamin Rasio Utang Masih dalam Batas Aman
Menkeu Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah ketat menjaga rasio utang tetap dalam batas aman. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan utang akan dikelola dengan baik. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Indonesia sama seperti negara lain di dunia yang menghabiskan banyak anggaran untuk pandemi Covid-19 sehingga membuat rasio utang pemerintah terus meningkat.

Baca Juga: Sri Mulyani Kantongin Rp35 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara

"Kebijakan utang kami akan terus berjalan dengan sangat hati-hati dan melanjutkan prinsip pengelolaan utang pertama boleh melebihi 60%," ujar Sri Mulyani secara virtual, Rabu (3/2/2021).

Dia memastikan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara lain. Rasio utang Indonesia juga masih dalam batas aman mandatori.



Rinciannya data dari IMF yang menunjukkan rasio utang Indonesia terhadap PDB rata-rata dari 2015-2019 berada sekitar 30,5%. Sementara di 2020 diproyeksikan naik menjadi 38,5% atau naik 8%.

Baca Juga: Utang BUMN Menggunung Tembus Rp1.682 Triliun, Dana Abadi SWF Bisa Jadi Opsi

Angka itu masih jauh lebih rendah dibandingkan negara lain. Amerika Serikat misalnya rasio utang terhadap PDB nya di 2020 diperkirakan mencapai 131,2% meningkat 22,5%.



"Dengan itu kita juga melihat rasio utang publik terhadap PDB juga akan meningkat sangat drastis hanya dalam waktu 12 bulan," bebernya.
(fai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top