Gapki Ngaku Khawatir dengan UU Cipta Kerja, Kenapa?

Kamis, 04 Februari 2021 - 19:21 WIB
loading...
Gapki Ngaku Khawatir...
Gapki menyuarakan kekhawatiran terkait implementasi UU Cipta Kerja di sektor kelapa sawit. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia ( Gapki ) Joko Supriyono mengaku khawatir terhadap implementasi Undang Undang (UU) Cipta Kerja dan Peraturan Perundangan turunannya. Meskipun, pihaknya sangat mendukung undang-undang tersebut.

Baca Juga: Airlangga Pastikan Masukan untuk RPP UU Cipta Kerja Terserap Baik

"Kami di Industri sawit sangat concern dengan ini karena jangan sampai penerapan UU Cipta Kerja tidak sesuai dengan semangat undang-undang itu sendiri," katanya dalam konferensi persnya, Kamis (4/2/2021).

Dia menjelaskan, UU Cipta Kerja semangatnya adalah mendorong investasi, kemudahan berusaha, simplifikasi prosedur sehingga bisa mengundang investasi dan lapangan kerja. "Semangat itu kita support penuh," ungkapnya.

Namun, dia mengaku khawatir terhadap kepastian hukum yang ada bagi industri. Meskipun sudah memberi masukan, namun hal itu dinilai belum bisa memberikan kepastian.

Baca Juga: Berstatus Warga AS, Kemendagri Minta Polisi Periksa Bupati Terpilih di NTT

"Kita khawatir implementasi dari peraturan pemerintahnya karena kami mengikuti semua draf yang di-upload pemerintah. Kami bahas, kami berdebat, dan memberikan masukan, namun saya khawatir ini belum tuntas. Kami khawatir soal kepastian hukum karena sebenarnya kita berharap kepastian hukum ini bisa tuntas dalam UU Cipta Kerja ini," ujarnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
Doktor Hukum Trisakti...
Doktor Hukum Trisakti Soroti Minimnya Kepastian Hukum dalam Kepailitan BUMN
Buruh Wanti-wanti RUU...
Buruh Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan: Jangan Sampai Terulang Omnibus Law Cipta Kerja
Penertiban Kawasan Hutan...
Penertiban Kawasan Hutan Dinilai Perlu Jaga Kepastian Hukum HGU
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Rekomendasi
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Teka-teki Silang Perkara...
Teka-teki Silang Perkara Pidana Eks Jampidsus
Berita Terkini
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved