PNM Gandeng Buku Warung Hadirkan Pencatatan Keuangan Sederhana untuk UMKM

loading...
PNM Gandeng Buku Warung Hadirkan Pencatatan Keuangan Sederhana untuk UMKM
Ilustrasi UMKM. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM cabang Jakarta bekerjasama dengan aplikasi pembukuan usaha UMKM, Buku Warung, menggelar pelatihan pencatatan keuangan sederhana. Pelatihan diikuti oleh ratusan nasabah ULaMM Pantas secara virtual mulai tanggal 3 hingga 8 Februari 2021 dari seluruh unit ULaMM cabang Jakarta.

PNM secara berkesinambungan memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan secara reguler dan pelatihan klaster yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha.

Pelatihan yang dilaksanakan ini merupakan pelatihan tematik yang diharapkan dapat membantu nasabah dengan mudah mencatat setiap transaksi usaha salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi Buku Warung.

(Baca juga: Meski Diterjang Pandemi, PNM Catat Kinerja Moncer di Tahun 2020 )



Turut hadir sebagai narasumber Stefano Joseph selaku Merchant Support Lead Afzriansyah selaku Merchant Support Associate dan Adjie Purbojati selaku Founding Team yang menyampaikan informasi mengenai Buku Warung.

"Ini aplikasi yang memudahkan dalam pecatatan transaksi usaha baik penjualan/pemasukan maupun pengeluaran, termasuk pencatatan laporan jika ada hutang. Lebih lanjut, catatan keuangan yang sudah dikerjakan juga dapat diunduh langsung oleh penggunanya," ujar Stefano di Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Buku Warung kini dapat diakses gratis oleh pelaku UMKM melalui PlayStore di smartphone. Pada saat pelatihan berlangsung, nasabah juga didampingi oleh Pemimpin PNM Cabang DKI Jakarta, Agus Mulyono, dan manager bisnis ULaMM, Rully Riadi dan Rizal Tajudi.

(Baca juga: Holding Ultra Mikro Diyakini Positif untuk Kemajuan UMKM )

Sebagai informasi, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) per Desember 2020 telah menyalurkan Rp24,34 triliun untuk PNM Mekaar dan Rp 2,51 triliun untuk ULaMM, dengan total outstanding mencapai Rp 22,50 triliun.

Jumlah nasabah PNM Mekaar dan ULaMM sebanyak 7.900.252 Saat ini PNM memiliki lebih dari 3.357 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 provinsi, 439 kabupaten/kota, dan 4.450 kecamatan.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top