Tiga Anjuran Ala Erick Thohir di Tengah Kenormalan Baru
Kamis, 11 Februari 2021 - 20:46 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, ada sejumlah langkah yang harus dilakukan masyarakat di tengah krisis ekonomi dan kesehatan saat ini. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, ada sejumlah langkah yang harus dilakukan masyarakat di tengah krisis ekonomi dan kesehatan saat ini. Langkah itu untuk menghadapi perubahan yang terjadi akibat pandemi Covid-19.
Langkah strategis yang dimaksud Mantan Bos Inter Milan itu adalah adaptasi, kolaborasi, dan inovasi. "Dalam kesempatan ini saya mengajak masyarakat untuk melakukan adaptasi, kolaborasi dan inovasi," katanya di acara outlook industri kesehatan gigi, Kamis (11/2/2021).
Baca Juga: Kasus Covid-19 Membengkak, Erick Thohir: Ini Menyadarkan Kita
Perubahan signifikan saat ini menuntut masyarakat untuk melakukan penyesuaian atau adaptasi baru. Erick menegaskan perubahan ini tidak bisa dielakan, namun harus diterima sebagai satu kepastian.
Bahkan, perubahan itu sendiri akan menjadi hal permanen. Hal ini akan diikuti oleh perubahan kebiasaan, aturan hingga hal teknis yang menjadi kebiasaan terdahulu.
"Ini satu kenormalan baru , SOP (Standar Operasional Prosedur) baru, mulai dari penerimaan pasien berdasarkan perjanjian, penggunaan APD, dan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini ini dilihat sebagai update, mengurangi penyebaran. Tidak hanya virus korona tapi berbagai penyakit lainnya," ujarnya.
Langkah strategis yang dimaksud Mantan Bos Inter Milan itu adalah adaptasi, kolaborasi, dan inovasi. "Dalam kesempatan ini saya mengajak masyarakat untuk melakukan adaptasi, kolaborasi dan inovasi," katanya di acara outlook industri kesehatan gigi, Kamis (11/2/2021).
Baca Juga: Kasus Covid-19 Membengkak, Erick Thohir: Ini Menyadarkan Kita
Perubahan signifikan saat ini menuntut masyarakat untuk melakukan penyesuaian atau adaptasi baru. Erick menegaskan perubahan ini tidak bisa dielakan, namun harus diterima sebagai satu kepastian.
Bahkan, perubahan itu sendiri akan menjadi hal permanen. Hal ini akan diikuti oleh perubahan kebiasaan, aturan hingga hal teknis yang menjadi kebiasaan terdahulu.
"Ini satu kenormalan baru , SOP (Standar Operasional Prosedur) baru, mulai dari penerimaan pasien berdasarkan perjanjian, penggunaan APD, dan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini ini dilihat sebagai update, mengurangi penyebaran. Tidak hanya virus korona tapi berbagai penyakit lainnya," ujarnya.
Lihat Juga :