Pelapak di Blok M Square Enggan Jual Pernak-Pernik Imlek

loading...
Pelapak di Blok M Square Enggan Jual Pernak-Pernik Imlek
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Suasana di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan, Blok M Square, terkesan hambar. Sebab, saat perayaan Imlek 2021 tidak terlihat pernak-pernik yang melambangkan adanya tahun baru masyarakat Tionghoa itu. Kondisi itu sangat berbeda dengan suasana di beberapa pusat tempat yang masih dipenuhi warna merah keemasan, warna khas imlek.

Dari pantauan MNC Portal Indonesia, hanya ada ucapan "Selamat Tahun Baru Imlek" di pintu utamanya saja. Suasana senada juga terjadi di area dalam Blok M Square. Sepanjang pantau reporter MNC, tak ada pelapak yang menjual aksesoris seperti lampion, angpao, lilin, atau pernak pernik dengan warna khas merah Imlek yang biasanya menghiasi rumah-rumah warga Tionghoa. ( Baca juga:Wamenparekraf Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Terus Berinovasi di Tengah Pandemi )

Tentu, kondisi yang terkesan hambar ini karena perayaan masih dalam kondisi pandemi Covid-19, tak banyak yang menjual pernak-pernik Imlek.

Anto, pria berusia 30 tahun yang menjual sejumlah aksesoris di Blok M Square mengaku tidak tertarik menjajakan pernak-pernik Imlek. Dia mengkhawatirkan dagangan itu tidak terjual karena kunjungan pembeli yang masih kurang.



"Takut gak kejual Mas, kan ini masih Corona, penjual aja yang datang gak banyak. Kan rugi jadinya," ujarnya saat dikonfirmasi Jumat Sore di lokasi (12/2/2021). ( Baca juga:JK: Bagaimana Caranya Kritik Pemerintah Tanpa Dipanggil Polisi )

Tentu, rasa takut lelaki berkulit sawo matang itu wajar-wajar saja dalam berbisnis. Sebab dia menyebut, aksesoris yang tengah dia jajaki saat ini saja tak banyak yang terjual.

Hari raya Imlek sendiri dimaknai oleh warga Tionghoa sebagai tanda tibanya musim semi dengan harapan agar di tahun baru itu semua bisnis berjalan dengan lancar, hidup dengan sehat, berbahagia dan sejahtera. Semua harapan tersebut dapat dilihat dari berbagai pernak-pernik yang menghiasi rumah-rumah warga Tionghoa dan juga lingkungan sekitarnya.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top