Tingkatkan Promosi Destinasi Pariwisata Indonesia, Sandiaga Lakukan Hal Ini

loading...
Tingkatkan Promosi Destinasi Pariwisata Indonesia, Sandiaga Lakukan Hal Ini
Sandiaga Salahudin Uno atau yang sering disapa dengan Mas Menteri, menggandeng AirBnB, startup marketplace untuk mempromosikan destinasi pariwisata. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno atau yang sering disapa dengan Mas Menteri, menggandeng AirBnB, startup marketplace bagi orang-orang yang ingin menyewa ataupun menyewakan kamar ataupun rumahnya, untuk mempromosikan destinasi pariwisata di Indonesia.

Hal itu disampaikan Sandiaga saat melakukan rapat secara daring dengan Director of Public Policy for Asia Pacific AirBnB, Mike Orgill dan Mich Goh, Head of Public Policy for Southeast Asia, pada Kamis 18 Februari 2021.

Baca Juga: Sandiaga Sebut Kopi Jadi Ujung Tombak Promosi Pariwisata Indonesia di Kancah Dunia

Dalam kesempatan itu, Sandiaga mengundang Mike untuk turut merasakan sensasi bekerja dari destinasi pariwisata di Bali. Program tersebut belakangan dipromosikan oleh Kemenparekraf untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi pariwisata di tanah air, salah satunya Bali.

"Saya ingin mengundang Anda bekerja di Bali, Mike," kata Sandiaga.



Sandiaga mengatakan, kerja jarak jauh kini tengah menjadi tren yang tak terbendung. Kalangan milenial khususnya kini semakin menjadi digital nomad. Karenanya, Sandiaga ingin menggandeng AirBnB untuk menangkap peluang tersebut dengan mempromosikan destinasi pariwisata di Indonesia.

"Jadi saya sangat tertarik untuk bekerja sama dengan kalian. Bagaimana kita meningkatkan pariwisata dan menciptakan sektor ekonomi. Kita bisa saling mendukung satu sama lain mencapai target dan pencapaian yang lebih baik dan berkelanjutan," kata Sandiaga.

Baca Juga: Kemenparekraf Genjot Promosi Pariwisata Bersama 16 Mitra Co-Branding

Sambung dia menjelaskan, AirBnB adalah sebuah startup marketplace bagi orang-orang yang ingin menyewa ataupun menyewakan kamar ataupun rumahnya. Bagi pemilik kamar atau rumah yang disewakan, ini bisa jadi penghasilan tambahan.



Bagi tamu atau wisatawan, ini bisa jadi salah satu alternatif untuk mendapatkan local experience dan akomodasi dengan harga yang terjangkau. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2019, AirBnB memberikan kontribusi ekonomi lebih dari 1.1 Miliar USD.

Membuka lapangan kerja sebanyak 137 ribu dengan total 73 ribu usaha yang mendaftarkan penginapannya di paltform ini.

"Kami harap AirBnB dapat ikut berperan mempromosikan destinasi-destinasi wisata di Indonesia. Dan dengan menerapkan protokol kesehatan di semua penginapan, kita optimis pariwisata akan meningkat dan usaha usaha penginapan ini kembali menggeliat," ungkap Sandiaga.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top