Emas, Investasi Paling Diincar Saat Pandemi

Jum'at, 26 Februari 2021 - 19:43 WIB
loading...
Emas, Investasi Paling...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah menciptakan dampak serius pada sektor perekonomian. Selain persoalan PHK, ruang gerak masyarakat yang serba dibatasi juga membuat geliat perekonomian menjadi tersendat.

Namun, meski memiliki pengaruh luar biasa pada ekonomi masyarakat, faktanya kondisi tersebut tak menyurutkan niat masyarakat untuk melakukan investasi . Dalam survei online Litbang Sindo pada 18-26 Februari 2021, sebanyak 94% responden mengaku tetap akan berinvestasi meski di tengah pandemi Covid-19. Apa alasannya?

Emas, Investasi Paling Diincar Saat Pandemi


Alasan pertama adalah sebagai upaya jaga-jaga untuk masa depan. Hal ini perlu dilakukan terlebih era pandemi penuh dengan ketidakpastian sehingga sebagai bentuk antisipasi, dibutuhkan persiapan yang matang. Demi tujuan ini, sebagian besar responden telah melakukan upaya pengelolaan keuangan secara tepat yaitu dengan menjaga keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran. “Investasi masih bisa dilakukan kok kalau kitanya pintar atur keuangan,” ujar Ardilla, mahasiswa asal Jakarta.

Baca Juga: Suku Bunga Turun, Reksa Dana Jadi Pilihan Investasi Tepat

Arip seorang karyawan televisi swasta juga mengiyakan pentingnya berinvestasi meski dalam situasi ekonomi yang saat ini serba sulit. “Meski sedang sulit, investasi tetap harus dipikirkan dong. Ini semua untuk masa depan, ” ujarnya. Selain alasan kebutuhan masa depan, alasan menambah penghasilan juga menjadi motif yang mendorong para responden melakukan investasi.

Emas, Investasi Paling Diincar Saat Pandemi


Lantas, investasi apa yang paling menjadi incaran saat ini? Emas nyatanya menjadi investasi yang paling banyak diminati para responden (41%). Harganya yang cenderung naik dan minim risiko menjadi alasan utama para responden mengincar jenis investasi ini.

Selain itu, pengelolaan yang mudah dan proses pencairan yang sederhana turut menjadi alasan para responden untuk mengincar investasi emas. “Kalau saya pilih emas karena prospeknya bagus. Nilainya yang cenderung naik dan kalaupun turun nilainya tidak anjlok drastis, ” begitu pengakuan Rini, warga Depok.

Emas, Investasi Paling Diincar Saat Pandemi


Selain emas, investasi saham juga masuk dalam deretan investasi favorit. Investasi ini dinilai menguntungkan dan prosesnya juga mudah. Tidak hanya karena keuntungannya yang besar, modal minim juga menjadikan investasi ini banyak dilirik. Dengan hanya Rp100.000, semua orang sudah dapat memulai investasi saham.

Baca Juga: The Indonesia 2021 Summit Dorong Investasi dengan Pengembangan Inovasi Teknologi

Tak heran jika investasi inipun akhirnya banyak dilirik oleh kalangan milenial. “Harganya terjangkau, fleksibel serta dapat dijadikan sebagai investasi jangka panjang,” ujar Hanny, warga Bogor. Selain dua investasi tersebut, responden lainnya juga tertarik dengan jenis investasi lain seperti reksadana (12%), tabungan (12%), properti (12%) serta tanah (6%).

Emas, Investasi Paling Diincar Saat Pandemi


Survei Litbang juga berupaya membidik pertimbangan yang diusung masyarakat saat memilih investasi. Dalam hasil survei tergambar ada tiga pertimbangan yang menjadi proritas. Pertama adalah keamanan berinvestasi. Aman diartikan sebagai aman dari berbagai jenis kejahatan serta aman dari risiko investasi. Pertimbangan kedua adalah keuntungan yang bisa didapat. Sedangkan terakhir adalah masalah kepraktisan. Menjamurnya aplikasi investasi online yang serba praktis diakui telah mendorong hasrat masyarakat untuk melakukan investasi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Satu Dekade Membangun...
Satu Dekade Membangun Literasi Keuangan Berbasis Emas di Indonesia
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Berita Terkini
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved