Digitalisasi, Transformasi Strategis PLN di Tengah Pandemi Covid-19
Minggu, 28 Februari 2021 - 23:49 WIB
loading...
Masa pandemi membuat masyarakat lebih banyak melakukan aktivitas dengan dukungan platform digital. Foto/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun, tak sekadar memberikan pengaruh secara ekonomi, tetapi juga mengubah kebiasaan hidup masyarakat dunia. Saat ini, masyarakat lebih memilih menggunakan platform digital untuk kegiatan yang menunjang kehidupannya. Terutama saat melakukan kegiatan pembayaran, maupun transaksi keuangan lainnya. Situasi tersebut membuat PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN, melakukan transformasi dengan mengembangkan platform digital untuk menunjang bisnisnya.
(Baca Juga : Isi Baterai Mobil Listrik Kini Semakin Mudah dan Murah )
Transformasi digital di PLN Group dilakukan dengan berorientasi pada layanan ke konsumen. “Untuk pengisian baterai kendaraan listrik misalnya, kami menghadirkan aplikasi Charge.IN, dimana pemilik kendaraan bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di stasiun-stasiun pengisian atau SPKLU,”ujar Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Agung Murdifi kepada SINDOnews Jumat (26/2/2021).
Dia mengungkapkan, pemilik kendaraan listrik juga dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat. Aplikasi ini baru tersedia di Play Store untuk sistem Android. “Namun sebentar lagi aplikasi ini juga akan tersedia di Appstore untuk iOS,”ungkapnya. PLN terus melakukan transformasi melalui penguatan platform digital. Jauh sebelum pandemi melanda, PLN sudah mengembangkan platform digital PLN Mobile yang ditujukan untuk memudahkan masyarakat menikmati berbagai layanan kelistrikan.
(Baca Juga : Transaksi Bank Digital Melonjak, BNC Gandeng 3 Perusahaan Teknologi )
Aplikasi berbasis Android dan iOS yang diluncurkan beberapa waktu lalu tersebut menyuguhkan beragam fitur seperti mobile customer self service yang terintegrasi dengan aplikasi penga¬duan dan keluhan terpadu. Juga aplikasi pelayanan pelanggan terpusat. Dengan aplikasi tersebut, pelanggan maupun masyarakat bisa memantau secara real time penanganan keluhan yang disampaikan. Misalnya pengaduan saat terjadi kendala di sistem kelistrikan di rumah maupun di tempat umum.
(Baca Juga : Isi Baterai Mobil Listrik Kini Semakin Mudah dan Murah )
Transformasi digital di PLN Group dilakukan dengan berorientasi pada layanan ke konsumen. “Untuk pengisian baterai kendaraan listrik misalnya, kami menghadirkan aplikasi Charge.IN, dimana pemilik kendaraan bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di stasiun-stasiun pengisian atau SPKLU,”ujar Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Agung Murdifi kepada SINDOnews Jumat (26/2/2021).
Dia mengungkapkan, pemilik kendaraan listrik juga dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat. Aplikasi ini baru tersedia di Play Store untuk sistem Android. “Namun sebentar lagi aplikasi ini juga akan tersedia di Appstore untuk iOS,”ungkapnya. PLN terus melakukan transformasi melalui penguatan platform digital. Jauh sebelum pandemi melanda, PLN sudah mengembangkan platform digital PLN Mobile yang ditujukan untuk memudahkan masyarakat menikmati berbagai layanan kelistrikan.
(Baca Juga : Transaksi Bank Digital Melonjak, BNC Gandeng 3 Perusahaan Teknologi )
Aplikasi berbasis Android dan iOS yang diluncurkan beberapa waktu lalu tersebut menyuguhkan beragam fitur seperti mobile customer self service yang terintegrasi dengan aplikasi penga¬duan dan keluhan terpadu. Juga aplikasi pelayanan pelanggan terpusat. Dengan aplikasi tersebut, pelanggan maupun masyarakat bisa memantau secara real time penanganan keluhan yang disampaikan. Misalnya pengaduan saat terjadi kendala di sistem kelistrikan di rumah maupun di tempat umum.
Lihat Juga :