Digitalisasi, Transformasi Strategis PLN di Tengah Pandemi Covid-19

Minggu, 28 Februari 2021 - 23:49 WIB
loading...
A A A
Dengan aplikasi tersebut sta¬tus tracking regu pelayanan teknik dapat dilihat secara realtime. Melalui aplikasi PLN Mobile ter¬sebut, pelanggan dapat mengetahui sederet informasi yang dibutuhkan, mulai dari tagihan rekening listrik, transaksi token, riwayat pemakaian daya listrik (kWh), lokasi pembayaran melalui bank terdekat, dan status permohonan dan pengaduan. Aplikasi PLN Mobile sejatinya sudah diluncurkan Oktober 2016 lalu. Namun, terus dikembangkan untuk memberikan layanan maksimal kepada masyarakat. Dengan aplikasi PLN Mobile , pelanggan pascabayar bisa langsung membayar tagihan listriknya dan bagi pelanggan prabayar bisa membeli token langsung dari Aplikasi yang sudah terpasang di telepon pintarnya.

Cara pembayarannya juga dipastikan tidak membuat pelanggan repot karena bisa memilih berbagai akses seperti virtual account, debit online, kredit via Doku, E-Wallet, dan channel pembayaran lain seperti LinkAja, OVO, GOPAY. Untuk mengajukan tambah daya tegangan listrik pun bisa dilakukan di aplikasi PLN Mobile, sehingga pelanggan perlu lagi repot-repot datang ke kantor PLN. Bahkan, pelanggan bisa mengunggah foto pemakaian kWh meter setiapbulan tanpa menunggu petugas pencatat meter dating untuk melakukan pencatatan. Pelanggan kategori pascabayar, juga tidak perlu lagi menyimpan struk pembayaran. Sebab, dalam aplikasi PLN Mobile tersedia fitur riwayat penggunaan listrik yang menampilkan rincian pembayaran dan energi listik (kWh) pelanggan setiap bulannya.

Dengan pengembangan platform digital tersebut, segala hal yang berkaitan dengan kelistrikan bisa diselesaikan dengan usapan jari di layar telepon pintar. Pakar Marketing Inventure Indonesia, Yuswohady menilai, dengan melakukan transformasi melalui platform digital tersebut, PLN menjadi lebih efisien. Ditambah lagi, dengan perubahan gaya hidup masyarakat sat ini yang serba digital, segala hal yang berkaitan dengan kelistrikan bisa diakses dari mana saja, termasuk hingga ke pelosok desa. “Selain akan membuat PLN lebih efisien, tentunya transformasi tersebut akan memudahkan masyarakat dalam menikmati layanan kelistrikan,”tegasnya kepada SINDOnews.

Dia menambahkan, hingga kini, masyarakat masih enggan untuk melakukan transaksi secara konvensional. Misalnya melakukan pembayaran tagihan listrik ke kantor PLN, maupun melalui channel Anjungan Tunai Mandiri (ATM). ‘’Di masa pandemi saat ini masyarakat sudah melakukan migrasi ke platform digital,”ujarnya. Sehingga, lanjut dia, PLN harus terus memperkuat dan terus melakukan inovasi dengan layanan digital. Dengan adanya PLN Mobile, kata Yuswohady, banyak proses bisnis konvensional yang berubah bahkan hilang. Sehingga dari sisi biaya operasional, PLN bisa mendapatkan banyak penghematan.

“Momentumnya tepat, karena PLN tak perlu lagi mengedukasi masyarakat untuk menggunakan platform digital. Seperti yang dilakukan GoJek dulu, itu biayanya mahal bisa mencapai triliunan,”ungkapnya. Ke depa, lanjut dia, agar terus bisa mengikuti perkembangan jaman, perlu disiapkan sumber daya manusia (SDM) yang bisa beradaptasi dengan platform digital. “Misalnya dengan banyak merekrut karyawan milenial. Karena milenial dan Gen Z dalam beberapa tahun ke depan akan menentukan,”paparnya.

Memperluas Proses Digitalisasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Rekomendasi
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Berita Terkini
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved