Terungkap! Kendala Panas Bumi Masih Soal Harga Pengembang vs PLN
Senin, 01 Maret 2021 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Dalam catatanya, harha industri panas bumi hampir sama dengan minyak dan gas, yang harus melakukan eksplorasi dan memiliki risiko tinggi dengan kegagalan rata-rata 50 persen. Bedanya, industri migas pembelinya banyak dan harga sesuai market.
Baca Juga: Ini Biang Kerok Pengembangan Panas Bumi Akan Begini-begini Aja
Karenanya langkah terobosan bagi pemerintah untuk menurunkan biaya dan risiko tekanan harga perlu dilakukan. "Pembeli panas bumi hanya PLN yang harga jual listrik ke masyarakat tidak boleh didasarkan nilai keekonomian sehingga PLN punya keterbatasan, sementara dari pengembang kita punya harga keekonomian, kita harap harga yang kita jual sesuai nilai keekonomian," tuturnya.
Pemerintah dituntut hadir dalam menjembatani atau mencari solusi terkait persoalan harga melalui subsidi atau penberian insentif bagi industri panas bumi. Sebab, hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah.
Baca Juga: Pemanfaatan Panas Bumi Dalam Negeri, Jauh Panggang dari Api
Pengembangan industri panas bumi tak hanya memberikan lingkungan yang jauh lebih bersih, namun juga mendorong terwujudnya ketahanan dan kemandirian energi Indonesia. Karena itu harus ada kerja sama antara BUMN dan swasta untuk mendorong perkembangan industri ini.
"Dengan adanya sinergi dari BUMN dan kemudian disinergikan dengan swasta kita berharap kita bisa bersama sama dengan holding BUMN ini mendapatkan solusi agar panas bumi bisa berkembang dengan cepat," katanya.
Baca Juga: Ini Biang Kerok Pengembangan Panas Bumi Akan Begini-begini Aja
Karenanya langkah terobosan bagi pemerintah untuk menurunkan biaya dan risiko tekanan harga perlu dilakukan. "Pembeli panas bumi hanya PLN yang harga jual listrik ke masyarakat tidak boleh didasarkan nilai keekonomian sehingga PLN punya keterbatasan, sementara dari pengembang kita punya harga keekonomian, kita harap harga yang kita jual sesuai nilai keekonomian," tuturnya.
Pemerintah dituntut hadir dalam menjembatani atau mencari solusi terkait persoalan harga melalui subsidi atau penberian insentif bagi industri panas bumi. Sebab, hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah.
Baca Juga: Pemanfaatan Panas Bumi Dalam Negeri, Jauh Panggang dari Api
Pengembangan industri panas bumi tak hanya memberikan lingkungan yang jauh lebih bersih, namun juga mendorong terwujudnya ketahanan dan kemandirian energi Indonesia. Karena itu harus ada kerja sama antara BUMN dan swasta untuk mendorong perkembangan industri ini.
"Dengan adanya sinergi dari BUMN dan kemudian disinergikan dengan swasta kita berharap kita bisa bersama sama dengan holding BUMN ini mendapatkan solusi agar panas bumi bisa berkembang dengan cepat," katanya.
(nng)
Lihat Juga :