Awal Tahun, Nilai Ekspor Sulsel Capai Rp1,05 Triliun

Selasa, 02 Maret 2021 - 08:37 WIB
loading...
Awal Tahun, Nilai Ekspor...
Nilai ekspor Sulsel tumbuh 4,78 persen year on year pada bulan Januari 2021. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Nilai ekspor Sulawesi Selatan (Sulsel) di awal tahun, tepatnya pada bulan Januari 2021 cukup menggembirakan, yaitu mencapai USD74,04 juta Rp1,057 triliun (Kurs Rupiah Rp14.280).

Nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 4,78 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 lalu (year on year) yang hanya tercatat USD70,67 juta atau Rp1,009 triliun. Meski demikian, jika dibandingkan dengan bulan Desember 2020 lalu (month to month), nilai ekspor Sulsel bulan Januari 2021 mengalami penurunan sebesar 19,09 persen.

Hal tersebut dipaparkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rusdiansyah dalam rilis resmi yang berlangsung virtual melalui aplikasi YouTube, Senin (1/3/2021) siang. "Mudah-mudahan semakin membaik ekspor yang menjadi andalan Sulawesi Selatan," kata Yos di sela-sela paparannya.

Adapun komoditas yang masih menjadi primadona ekspor Sulsel , yaitu didominasi nikel (52,97 persen), disusul garam, belerang, dan kapur (5,11 persen), rumput laut dan ganggang lainnya (4,32 persen), besi dan baja (4,23 persen), dan lainnya (2,22 persen).

Dari beberapa komoditas yang di- ekspor Sulsel , terdapat sejumlah barang yang permintaannya mengalami peningkatan, seperti garam, belerang, dan kapur (298,81 persen), rumput laut dan ganggang lainnya (134,31 persen), besi dan baja (156,44 persen), dan ampas/sisa industri makanan (52,64 persen).

"Tetapi nikel sebagai komoditas eskpor utama Sulsel mengalami penurunan permintaan pada bulan Januari 2021 dibanding tahun lalu, begitupun dengan ikan, udang dan hewan air tidak bertulang belakang lainnya, lak, getah, dan damar, daging dan ikan olahan, serta kayu dan barang dari kayu," urai Yos.

Baca Juga: Tumbuh Signifikan di Tengah Pandemi, Ekspor Sulsel Paling Banyak ke Negara Ini

Sedangkan negara dengan tujuan ekspor terbesar, yaitu masih didominasi oleh Jepang (55,62 persen), disusul Tiongkok (10,09 persen), Korea Selatan (2,22 persen), Taiwan (2,14 persen), dan Bangladesh (1,54 persen).

Sedangkan nilai impor Sulsel pada bulan Januari 2021 mencapai Rp244 miliar, turun sebesar 85,78 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 lalu (year on year). Sedangkan jika dibandingkan dengan bulan Desember 2020 (month to month), impor Sulsel juga turun sebesar 82,98 persen.

"Secara grafis, impor Januari 2021 Sulsel sangat jauh dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, utamanya pada tahun 2020 yang mencapai USD120,34 juta. Kalau dibandingkan dengan posisi selama Covid-19, juga turunnya cukup banyak, yaitu pada Desember 2020 mencapai USD129,48 juta," papar Yos.

Adapun komoditas yang paling banyak diimpor masuk ke Sulsel diantaranya, mesin-mesin/pesawat mekanik (3,97 persen), mesin/peralatan listrik (3,67 persen), bahan bakar mineral (1,67 persen), ampas/sisa industri makanan (1,41 persen), dan besi dan baja (1,05 persen).

Sedangkan negara dengan asal impor, diantaranya Tiongkok (8,59 persen), Korea Selatan (1,56 persen), Singapura (1,24 persen), Amerika Serikat (1,22 persen), dan Thailand (1,18 persen).

Jika dilihat dari nilai ekspor dan impor Sulsel pada bulan Januari 2021, terjadi surplus pada neraca perdagangan Sulsel senilai USD56,93 juta atau setara Rp813 miliar.

"Kalau dilihat neraca dagang Sulsel pada beberapa bulan belakangan ini selalu terjadi surplus, mulai Februari sampai November 2020 terjadi surplus, kembali pada Januari 2021 surplus sebesar USD56,93 juta," pungkas Yos.

Baca Juga: Tiap Tahun Kemendag Targetkan Cetak 1.200 Pelaku UKM Ekspor
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Top! Kontribusi BBKP...
Top! Kontribusi BBKP Makassar untuk Ekspor Komoditas Pertanian Sulsel Tembus Rp274 Miliar
Karantina Pertanian...
Karantina Pertanian Makassar Komitmen Dukung Percepatan Ekspor di Sulsel
April 2022, Nilai Eskpor...
April 2022, Nilai Eskpor Sulsel Tembus Rp3 Triliun Lebih
Rekomendasi
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Berita Terkini
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved