Cegah Penularan Covid-19, 4.422 Pegawai Kemenaker Divaksinasi
Senin, 08 Maret 2021 - 14:58 WIB
loading...
Menteri ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, di sela acara vaksinasi ASN Kemenaker di Jakarta, Senin (8/3/3021). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 4.422 pegawai Kementerian Ketenagakerjaan (kemenaker) mengikuti vaksinasi Covid-19 . Vaksinasi bagi ASN Kemenaker di pusat dan daerah ini dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi.
Selain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kegiatan vaksinasi ini bertujuan mendukung pemerintah mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), karena semakin banyak pegawai divaksin maka semakin banyak yang terlindungi.
Baca Juga: Vaksinasi Lansia, Erick Thohir Bidik 5.000 Pendaftar per Hari
"Kegiatan vaksinasi ini sebagai salah satu upaya Kemenaker untuk memberikan perlindungan bagi seluruh pegawai Kemenaker dan keluarganya dari potensi penularan Covid-19," kata Menteri ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, di Jakarta, Senin (8/3/3021).
Ida mengatakan, vaksinasi dilakukan sebagai langkah proaktif Kemnaker merespon kebijakan penanganan pandemi Covid-19, khususnya kebijakan pelaksanaan vaksinasi. Vaksinasi bagi ASN Kemenaker ini digelar setelah Kemenaker berkoordinasi dengan Kemenkes dan Dinas Kesehatan di seluruh provinsi yang terdapat Satuan Kerja (Satker) dan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemenaker.
Dia berharap, dengan diadakannya kegiatan vaksinasi, seluruh pegawai Kemenaker dan seluruh masyarakat Indonesia dapat terbebas dari pandemi Covid-19. Sehingga, dapat bekerja dan beraktivitas kembali secara normal dan sehat walafiat. "Jadi dengan adanya vaksinasi ini diharapkan kita bisa menekan semaksimal mungkin penyebaran Covid-19," katanya.
Ida mengungkapkan, pihaknya telah mengirimkan data calon peserta vaksinasi Covid-19 pegawai Kemnaker, baik yang ada di pusat maupun di UPTP kepada Sekjen Kemenkes melalui Pusdatin Kemenkes pada tanggal 3 Maret 2021 lalu.
Selain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kegiatan vaksinasi ini bertujuan mendukung pemerintah mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), karena semakin banyak pegawai divaksin maka semakin banyak yang terlindungi.
Baca Juga: Vaksinasi Lansia, Erick Thohir Bidik 5.000 Pendaftar per Hari
"Kegiatan vaksinasi ini sebagai salah satu upaya Kemenaker untuk memberikan perlindungan bagi seluruh pegawai Kemenaker dan keluarganya dari potensi penularan Covid-19," kata Menteri ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, di Jakarta, Senin (8/3/3021).
Ida mengatakan, vaksinasi dilakukan sebagai langkah proaktif Kemnaker merespon kebijakan penanganan pandemi Covid-19, khususnya kebijakan pelaksanaan vaksinasi. Vaksinasi bagi ASN Kemenaker ini digelar setelah Kemenaker berkoordinasi dengan Kemenkes dan Dinas Kesehatan di seluruh provinsi yang terdapat Satuan Kerja (Satker) dan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemenaker.
Dia berharap, dengan diadakannya kegiatan vaksinasi, seluruh pegawai Kemenaker dan seluruh masyarakat Indonesia dapat terbebas dari pandemi Covid-19. Sehingga, dapat bekerja dan beraktivitas kembali secara normal dan sehat walafiat. "Jadi dengan adanya vaksinasi ini diharapkan kita bisa menekan semaksimal mungkin penyebaran Covid-19," katanya.
Ida mengungkapkan, pihaknya telah mengirimkan data calon peserta vaksinasi Covid-19 pegawai Kemnaker, baik yang ada di pusat maupun di UPTP kepada Sekjen Kemenkes melalui Pusdatin Kemenkes pada tanggal 3 Maret 2021 lalu.
Lihat Juga :