Ada 8 Danau Kritis di RI, Cek Lokasinya
Kamis, 11 Maret 2021 - 22:33 WIB
loading...
A
A
A
Tano Ponggol merupakan satu-satunya akses darat untuk menuju Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba. Desain jembatan tersebut akan mengadposi kearifan lokal adat Batak dengan perkiraan ketinggian ideal jembatan sekitar 8-9 meter dari permukaan danau. Danau Toba memiliki volume tampung 256.200 juta m3 dan luas area 112.400 hektar.
Kedua Danau Maninjau di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat juga dilakukan Preparation of Water Resources Strategic Implementation Plan for Priority Lake - West Region. Danau ini memiliki volume tampung 10,33 miliar m3 dan luas 9.996 hektar. Ketiga Danau Rawa Pening di Jawa Tengah dengan volume tampung 48,15 juta m3 dan luas 1.850 hektar. Pekerjaan revitalisasi Danau Rawa Pening dilanjutkan pada TA 2021.
Penanganan keempat dilakukan pada Danau Tempe di Sulawesi Selatan yang telah dikerjakan sejak 2018. Permasalahan pada danau ini antara lain peningkatan sedimentasi,alih fungsi lahan yang tidak terkendali dan berkurangnya fungsi danau sebagai sarana redaman banjir. Danau Tempe memiliki volume tampung 207,66 juta m3 dan luas 16.250 hektar.
Baca Juga: Bukan Tesla, Diam-diam RI Rayu Mazda Bangun Pabrik di RI
Selanjutnya penanganan kelima Danau Limboto di Gorontalo yang memiliki volume tampung 75 juta m3 dan luas 3.000 hektar. Permasalahan pada Danau Limboto adalah pendangkalan dan penyusutan luas perairan danau serta pertumbuhan eceng gondok yang cepat, okupasi lahan danau, dan terjadinya banjir tahunan pada musim hujan. Penanganan Danau Limboto juga dilanjutkan pada TA 2021.
Kedua Danau Maninjau di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat juga dilakukan Preparation of Water Resources Strategic Implementation Plan for Priority Lake - West Region. Danau ini memiliki volume tampung 10,33 miliar m3 dan luas 9.996 hektar. Ketiga Danau Rawa Pening di Jawa Tengah dengan volume tampung 48,15 juta m3 dan luas 1.850 hektar. Pekerjaan revitalisasi Danau Rawa Pening dilanjutkan pada TA 2021.
Penanganan keempat dilakukan pada Danau Tempe di Sulawesi Selatan yang telah dikerjakan sejak 2018. Permasalahan pada danau ini antara lain peningkatan sedimentasi,alih fungsi lahan yang tidak terkendali dan berkurangnya fungsi danau sebagai sarana redaman banjir. Danau Tempe memiliki volume tampung 207,66 juta m3 dan luas 16.250 hektar.
Baca Juga: Bukan Tesla, Diam-diam RI Rayu Mazda Bangun Pabrik di RI
Selanjutnya penanganan kelima Danau Limboto di Gorontalo yang memiliki volume tampung 75 juta m3 dan luas 3.000 hektar. Permasalahan pada Danau Limboto adalah pendangkalan dan penyusutan luas perairan danau serta pertumbuhan eceng gondok yang cepat, okupasi lahan danau, dan terjadinya banjir tahunan pada musim hujan. Penanganan Danau Limboto juga dilanjutkan pada TA 2021.
Lihat Juga :