Maksimalkan Layanan Digital

Selasa, 16 Maret 2021 - 06:04 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Komisaris BRI Dikukuhkan sebagai Guru Besar UI, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi untuk Majukan UMKM

Namun demikian, tutur Aestika, Kantor Cabang BRI tetap masih diperlukan. Pasalnya, kata dia, masih banyak aktivitas perbankan lain yang dilakukan di kantor/outlet BRI. Hal ini menjadi bagian strategi pelayanan service excellence BRI, sehingga perpaduan keduanya yakni jaringan fisik dan digital tetap dibutuhkan dalam memenuhi karakter nasabah Indonesia.

"Di samping itu, layanan perbankan BRI di pelosok negeri tetap terus meningkat dengan meluasnya jaringan BRILink BRI hingga mencapai lebih dari 504.233 Agen BRILink di akhir 2020 atau meningkat 82.073 yoy," ujarnya.

Dia menggariskan, transformasi digital yang dilakukan BRI saat ini diarahkan kepada beberapa hal. Antara lain digitalisasi proses untuk memperoleh kecepatan proses, kemudahan, dan akurasi (ketepatan) menuju efisiensi. Selanjutnya ungkap dia, BRI menciptakan value baru dengan new business model.

"Serta menciptakan pola-pola distribution channel maupun ekosistem baru seperti membangun jaringan melalui prinsip-prinsip keagenan, dalam hal ini Agen BRILink," ucap Aestika.

Presiden Direktur PT Bank MNC Internasional Tbk Mahdan menyatakan, dalam rangka penataan jaringan kantor, MNC Bank telah menggabungkan beberapa kantor yang berdekatan lokasinya. MNC Bank juga melakukan relokasi beberapa kantor ke wilayah yang lebih strategis. Tujuannya, untuk memaksimalkan produktivitas dan efisiensi seiring kemajuan teknologi.


“Nasabah saat ini lebih mudah dan leluasa dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan melalui aplikasi Motion, jaringan ATM dan Debit GPN di wilayah Indonesia dan Mastercard di luar negeri, hingga berbagai fasilitas lainnya.

Baca juga: Kinerja BABP Kian Mentereng! Disokong Tabungan Dahsyat, Rasio Dana Murah MNC Bank Jadi 23,37%

Karena penataan jaringan kantor MNC Bank bersifat penggabungan ataupun relokasi, nasabah tidak mengalami gangguan ataupun kendala," ujar Mahdan kepada KORAN SINDO di Jakarta kemarin.

Dia menegaskan, MNC Bank telah menerapkan sistem digitalisasi. Berbagai fitur mobile banking sudah dapat dinikmati nasabah tabungan dan kartu kredit pada aplikasi Motion. Ke depannya, Mahdan menggaransi nasabah dapat membuka rekening tabungan, deposito, kartu kredit, hingga kredit ritel tanpa perlu lagi datang ke cabang MNC Bank.

"Modul layanan digital untuk meningkatkan kemampuan motion dari mobile banking menuju aplikasi layanan digital dalam waktu dekat akan siap untuk diajukan proses perizinannya ke OJK," bebernya.

Mahdan memastikan, dengan layanan digital melalui aplikasi Motion yang diterapkan MNC Bank, maka nasabah tidak lagi perlu datang ke cabang. Meski demikian, MNC Bank akan terus hadir di 16 kota besar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Bali. Kehadiran tersebut, kata dia, untuk mewujudkan komitmen MNC Bank dalam memberikan pelayanan prima kepada nasabah.

"Ini sebagai wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik dan jasa layanan tambahan (value added services)," ucap Mahdan.

Secara umum, berdasarkan data yang dihimpun KORAN SINDO, merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Oktober 2020, jumlah kantor bank umum di Indonesia ada sebanyak 30.691 kantor. Jumlah itu menurun dibandingkan periode akhir 2019 yang mencapai 31.127 atau berkurang sebanyak 436 kantor.

Tutupnya kantor bank umum ini ditengarai akibat semakin berkurangnya aktivitas masyarakat mengunjungi perbankan karena pandemi. Nasabah diperkirakan lebih memilih transaksi melalui aplikasi di telepon pintar seperti karena alasan lebih praktis dari sisi waktu maupun biaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Rekomendasi
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Desta Bagikan Kabar...
Desta Bagikan Kabar usai Operasi Mata, Begini Kondisinya Sekarang
Berita Terkini
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Infografis
Cara Membuat KTP Digital...
Cara Membuat KTP Digital dari HP, dan Persyaratannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved