Petuah Menteri Budi Soal Vaksinasi: Jangan Merasa Seperti Superman
Rabu, 17 Maret 2021 - 14:08 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menjelaskan cara kerja dari vaksin, yang memiliki fungsi untuk meningkatkan imunitas dengan membentuk antibodi.
"Saya ingin sampaikan yang terjadi adalah imunitas kita meningkat. Apakah masih bisa tertular? Masih. Cuma karena imunitas kita antibodinya sudah baik kalau virusnya masuk dibunuh cepet oleh antibodi itu. Tapi masih bisa kena? Masih," tegasnya.
Namun bukan berarti setelah vaksin masyarakat Indonesia semuanya seperti Superman yang tidak bisa terinfeksi virus. Virus masih bisa menginfeksi termasuk Covid-19.
Hanya saja, ketika virus masuk, antibodi yang ada di tubuh akan lebih cepat membunuh virus tersebut. Alhasil, masyarakat tidak perlu lagi dirawat di rumah sakit karena akan sembuh dengan cepat.
"Sekali lagi kita bukan tiba-tiba jadi Superman yang semua virus tidak bisa masuk. Dengan adanya imunitas hasil vaksin, virusnya lebih cepat hilang, lebih cepat matinya. Kita tidak usah masuk rumah sakit. Kalaupun masuk rumah sakit tidak usah dirawat sampai parah karena memang antibodi kita sudah ada," jelas Budi.
"Saya ingin sampaikan yang terjadi adalah imunitas kita meningkat. Apakah masih bisa tertular? Masih. Cuma karena imunitas kita antibodinya sudah baik kalau virusnya masuk dibunuh cepet oleh antibodi itu. Tapi masih bisa kena? Masih," tegasnya.
Namun bukan berarti setelah vaksin masyarakat Indonesia semuanya seperti Superman yang tidak bisa terinfeksi virus. Virus masih bisa menginfeksi termasuk Covid-19.
Hanya saja, ketika virus masuk, antibodi yang ada di tubuh akan lebih cepat membunuh virus tersebut. Alhasil, masyarakat tidak perlu lagi dirawat di rumah sakit karena akan sembuh dengan cepat.
"Sekali lagi kita bukan tiba-tiba jadi Superman yang semua virus tidak bisa masuk. Dengan adanya imunitas hasil vaksin, virusnya lebih cepat hilang, lebih cepat matinya. Kita tidak usah masuk rumah sakit. Kalaupun masuk rumah sakit tidak usah dirawat sampai parah karena memang antibodi kita sudah ada," jelas Budi.
Lihat Juga :