Harga Masih Tinggi, Cabai Rawit Picu Inflasi Minggu III Maret Capai 0,09%
Jum'at, 19 Maret 2021 - 16:51 WIB
loading...
Harga cabai rawit merah cenderung tinggi. Foto/SINDOphoto/Yulianto
A
A
A
JAKARTA - Harga cabai rawit yang dalam beberapa pekan terakhir meroket hingga tembus Rp140.000 per Kg menjadi penyumbang utama inflasi di bulan Maret ini. Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Maret 2021, perkembangan harga pada bulan Maret 2021 diperkirakan inflasi sebesar 0,09% secara bulanan (month-to-month/mtm).
Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2021 secara tahun kalender sebesar 0,45% (year-to-date/ytd), dan secara tahunan sebesar 1,37% (year-on-year/yoy).
Baca juga: Harga Cabai Rawit Melonjak, Operasi Pasar Perlu Dimasifkan
Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengatakan, penyumbang utama inflasi Maret 2021 sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas cabai rawit sebesar 0,04% (mtm), bawang merah sebesar 0,03% (mtm), ikan mas dan tomat masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
"Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas cabai merah dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,03% (mtm)," kata Erwin di Jakarta, Jumat (19/3/2021).
Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2021 secara tahun kalender sebesar 0,45% (year-to-date/ytd), dan secara tahunan sebesar 1,37% (year-on-year/yoy).
Baca juga: Harga Cabai Rawit Melonjak, Operasi Pasar Perlu Dimasifkan
Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengatakan, penyumbang utama inflasi Maret 2021 sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas cabai rawit sebesar 0,04% (mtm), bawang merah sebesar 0,03% (mtm), ikan mas dan tomat masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
"Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas cabai merah dan emas perhiasan masing-masing sebesar -0,03% (mtm)," kata Erwin di Jakarta, Jumat (19/3/2021).
Lihat Juga :