Ekspor Kendaraan CBU Mulai Kembali Ngegas

Selasa, 23 Maret 2021 - 01:01 WIB
loading...
Ekspor Kendaraan CBU...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Volume ekspor kendaraan jenis CBU oleh PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk atau IPC Car Terminal (IPCC) untuk bulan Februari 2021 kembali mengalami kenaikan. Di tahun ini, hingga Februari 2021 sebanyak 49.888 unit telah ditangani CBU ekspor di Terminal Internasional IPCC. ( Baca juga:Penetapan Harga Batu Bara ke PLN Bisa Untungkan Konsumen )

Angka itu meningkat tipis sebesar 1,72% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020. Meskipun terlihat kenaikan yang lebih rendah pada tahun ini, namun pencapaian itu merupakan hasil yang dapat dikatakan sangat baik, mengingat sempat anjloknya penanganan ekspor kendaraan di tahun 2020 lantaran angka ekspor CBU sempat berada di bawah level 10.000 unit di sekitar bulan Mei dan Juni.

"Pencapaian hingga Februari 2021 dapat dikatakan mulai kembali pulih karena mampu melampaui rata-rata penanganan CBU ekspor di tahun 2019 sebanyak 27.700 unit," ujar Investor Relation IPCC Reza Priyambada di Jakarta (22/3/2021).

Jika dirinci lebih lanjut, penanganan CBU ekspor tahun ini di bulan Februari saja sebanyak 30.863 unit atau mengalami kenaikan 5,79% jika dibandingkan bulan yang sama di tahun sebelumnya. Di Februari 2020 hanya sebanyak 29.175 unit CBU yang diekspor.

"Pencapaian bulan Februari 2021 juga mengalami peningkatan 1,6 kali jika dibandingkan pencapaian Januari 2021 sebanyak 19.025 unit," katanya.

Secara nasional, maka ekspor CBU dari terminal IPCC turut mendukung ekspor non-migas Indonesia, terutama dari golongan barang kendaraan dan bagiannya. Golongan barang ini memiliki porsi sebesar 5,34% terhadap total ekspor non-migas dan nilai FOB pada periode dua bulan hingga Februari 2021 telah mengalami peningkatan sebesar 12,64% dari USD1,37 miliar pada periode yang sama di tahun lalu menjadi USD1,54 miliar. ( Baca juga:10 Tahun Lagi, Sex Doll Akan Bisa Bicara, Berjalan, dan Merasakan Sensasi )

Diharapkan dengan kondisi ekonomi global yang mulai pulih dan permintaan akan kendaraan CBU dari Indonesia dapat kembali meningkat, terutama di negara-negara tujuan ekspor seperti Filipina, Arab Saudi, Vietnam, hingga Timur Tengah dan Amerika Latin, kian banyak CBU yang dapat di ekspor sehingga dapat berpengaruh positif tidak hanya pada peningkatan ekspor kendaraan secara nasional, namun juga pada penanganan CBU ekspor di terminal IPCC.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved