SPAM Umbulan Bisa Jadi Katalis PII Danai Proyek Air Minum
Rabu, 24 Maret 2021 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: PII Jamin Proyek KPBU Non Tol Jalintim Sumsel
"Fiscal tools tersebut ke depannya diharapkan dapat terus membantu pemerintah pusat maupun daerah untuk dapat mendorong pembangunan infrastruktur melalui inovasi pembiayaan, yaitu KPBU, sehingga APBN dapat difokuskan untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi ini," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan SPAM Umbulan diutamakan untuk pemenuhan domestik agar masyarakat dapat menikmati air minum berkualitas dengan harga terjangkau. Basuki berharap agar pengoperasian SPAM tersebut dapat memperbaiki kesehatan masyarakat di Jawa Timur.
Sebagai informasi, pembangunan SPAM Umbulan dimulai pada 2017 dan rampung pada akhir kuartal III/2020. Adapun, konstruksi SPAM yang menyerap investasi hingga Rp2,05 triliun. Sejauh ini, proyek SPAM Umbulan merupakan proyek air minum dengan kapasitas terbesar, yakni 4.000 liter per detik. Kapasitas sebesar itu cukup untuk melayani 310.000 sambungan pelanggan atau setara 1,30 juta jiwa.
"Fiscal tools tersebut ke depannya diharapkan dapat terus membantu pemerintah pusat maupun daerah untuk dapat mendorong pembangunan infrastruktur melalui inovasi pembiayaan, yaitu KPBU, sehingga APBN dapat difokuskan untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi ini," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan SPAM Umbulan diutamakan untuk pemenuhan domestik agar masyarakat dapat menikmati air minum berkualitas dengan harga terjangkau. Basuki berharap agar pengoperasian SPAM tersebut dapat memperbaiki kesehatan masyarakat di Jawa Timur.
Sebagai informasi, pembangunan SPAM Umbulan dimulai pada 2017 dan rampung pada akhir kuartal III/2020. Adapun, konstruksi SPAM yang menyerap investasi hingga Rp2,05 triliun. Sejauh ini, proyek SPAM Umbulan merupakan proyek air minum dengan kapasitas terbesar, yakni 4.000 liter per detik. Kapasitas sebesar itu cukup untuk melayani 310.000 sambungan pelanggan atau setara 1,30 juta jiwa.
(nng)
Lihat Juga :