Mengintip Kesulitan Indonesia Produksi Garam Industri
Senin, 29 Maret 2021 - 21:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Pakar UI: Garam Bermutu Dihasilkan Dari Panen di Atas Meja Garam
Jakfar menerangkan, kondisi alam di Indonesia lebih cocok untuk memproduksi garam konsumsi dibandingkan dengan garam industri. Kandungan Ca dan Mg pada garam yang dihasilkan di Indonesia lebih dibutuhkan oleh tubuh manusia. “Sedangkan kandungan Ca untuk kebutuhan garam industri hanya sebagai pengkotor, yang mana jika digunakan sebagai bumbu mie instan maka kandungan Ca membuat bumbu tersebut mudah tergumpal,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ekonom Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri menerangkan, Indonesia tidak bisa bersaing dengan negara Australia yang merupakan negara pengimpor terbesar garam ke Indonesia. Pasalnya Australia dikarunia oleh cuaca panas dan kemarau panjang. “Kita bisa swasembada garam tapi sampai kesana ongkosnya mahal,” ucapnya.
Jakfar menerangkan, kondisi alam di Indonesia lebih cocok untuk memproduksi garam konsumsi dibandingkan dengan garam industri. Kandungan Ca dan Mg pada garam yang dihasilkan di Indonesia lebih dibutuhkan oleh tubuh manusia. “Sedangkan kandungan Ca untuk kebutuhan garam industri hanya sebagai pengkotor, yang mana jika digunakan sebagai bumbu mie instan maka kandungan Ca membuat bumbu tersebut mudah tergumpal,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ekonom Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri menerangkan, Indonesia tidak bisa bersaing dengan negara Australia yang merupakan negara pengimpor terbesar garam ke Indonesia. Pasalnya Australia dikarunia oleh cuaca panas dan kemarau panjang. “Kita bisa swasembada garam tapi sampai kesana ongkosnya mahal,” ucapnya.
(akr)
Lihat Juga :