10 Miliarder Imigran Teratas di Amerika, Nomor 1 Baru Ketemu Luhut
Jum'at, 29 April 2022 - 08:33 WIB
loading...
Ada sekitar 92 imigran dari 35 negara yang sukses membuat dirinya menjadi miliarder di Amerika. Berikut adalah 10 miliarder imigran teratas versi Forbes. Foto/Dok Forbes
A
A
A
NEW YORK - Ada sekitar 92 imigran dari 35 negara yang sukses membuat dirinya menjadi miliarder di Amerika . Salah satunya pendiri dan CEO Zoom, Eric Yuan yang tidak bisa berpaling dari Amerika sebagai tambatan hatinya setelah lulus perguruan tinggi pada tahun 1990-an.
Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Eropa Tahun 2022, Paling Tajir Punya Harta Rp2.253 Triliun
Namun perjalannya tidak mudah, lantaran visanya ditolak delapan kali dalam 18 bulan. Bertekad mengikuti jejak idolanya seperti Bill Gates untuk menjadi besar di bidang teknologi, putra insinyur pertambangan di Provinsi Shandong timur China itu menolak untuk menerima jawaban tidak.
“Saya berkata pada diri sendiri, oke, bagus. Saya akan melakukan semua yang saya bisa sampai Anda memberi tahu saya bahwa saya tidak akan pernah bisa datang ke sini lagi," kata Yuan kepada Forbes pada 2019, silam.
"Jika tidak, saya tidak akan berhenti," ucapnya.
Kegigihan Yuan terbayar. Dia akhirnya mendapatkan visa dan menuju ke California pada musim panas 1997 untuk bergabung dengan WebEx sebagai karyawan di awal karirnya.
Dua dekade kemudian, perusahaan komunikasi video yang akhirnya ia dirikan dan jalankan telah secara mendasar mengubah cara kita terhubung satu sama lain di tengah pandemi global.
Yuan diperkiarakan memiliki harta senilai USD5,2 miliar berdasarkan hitungan Forbes hingga 11 Maret 2022. Ia hanyalah satu dari 92 warga negara Amerika kelahiran asing dalam daftar miliarder tahunan Forbes untuk tahun 2022 yang saat ini tinggal di Amerika Serikat.
Faktanya adalah 13% dari 735 warga negara Amerika adalah imigran. Dengan total keseluruhan kekayaan bersih sebesar USD711 miliar, warga negara AS yang lahir di luar negeri ini menyumbang 15% dari semua kekayaan miliarder Amerika.
Dan mereka membangun kekayaan mereka sendiri, dimana 92% merintis usaha dari awal atau setara 71% dari 628 miliarder Amerika yang lahir di AS. Para imigran ini berasal dari 35 negara berbeda dan ada perwakilan dari setiap benua kecuali Antartika.
Baca Juga: Daftar Lengkap Oligarki Rusia: Miliarder di Antara Kekuasan Putin
Orang terkaya di dunia, Elon Musk dari Tesla dan SpaceX (harta USD219 miliar), adalah satu dari tiga orang dari Afrika Selatan di dalam daftar Forbes. Lima lainnya berasal dari tempat lain di Afrika, termasuk Tope Awotona (USD1,4 miliar) selaku pendiri dan CEO perusahaan perangkat lunak penjadwalan Calendly.
Sebagai anak berusia 12 tahun di Lagos, Nigeria, Awotona menyaksikan ayahnya tertembak dan terbunuh dalam insiden pembajakan mobil. Tiga tahun kemudian dia dan keluarganya pindah ke Atlanta, Georgia.
“Ketika Anda berasal dari negara yang berbeda, dan Anda harus berasimilasi dengan negara yang berbeda, Anda belajar untuk bergaul dengan orang-orang dari semua latar belakang yang berbeda, dan Anda memiliki empati terhadap orang-orang dari semua latar belakang yang berbeda,” kata Awotona.
Pendatang baru lainnya dalam jajaran miliarder termasuk miliarder game mobile, Adam Foroughi dari AppLovin (dengan harta kekayaan USD1,3 miliar), yang lahir di Iran setahun setelah Revolusi Iran 1979, dan mogul ekuitas swasta kelahiran Yordania, Ramzi Musallam (USD4 miliar).
Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Eropa Tahun 2022, Paling Tajir Punya Harta Rp2.253 Triliun
Namun perjalannya tidak mudah, lantaran visanya ditolak delapan kali dalam 18 bulan. Bertekad mengikuti jejak idolanya seperti Bill Gates untuk menjadi besar di bidang teknologi, putra insinyur pertambangan di Provinsi Shandong timur China itu menolak untuk menerima jawaban tidak.
“Saya berkata pada diri sendiri, oke, bagus. Saya akan melakukan semua yang saya bisa sampai Anda memberi tahu saya bahwa saya tidak akan pernah bisa datang ke sini lagi," kata Yuan kepada Forbes pada 2019, silam.
"Jika tidak, saya tidak akan berhenti," ucapnya.
Kegigihan Yuan terbayar. Dia akhirnya mendapatkan visa dan menuju ke California pada musim panas 1997 untuk bergabung dengan WebEx sebagai karyawan di awal karirnya.
Dua dekade kemudian, perusahaan komunikasi video yang akhirnya ia dirikan dan jalankan telah secara mendasar mengubah cara kita terhubung satu sama lain di tengah pandemi global.
Yuan diperkiarakan memiliki harta senilai USD5,2 miliar berdasarkan hitungan Forbes hingga 11 Maret 2022. Ia hanyalah satu dari 92 warga negara Amerika kelahiran asing dalam daftar miliarder tahunan Forbes untuk tahun 2022 yang saat ini tinggal di Amerika Serikat.
Faktanya adalah 13% dari 735 warga negara Amerika adalah imigran. Dengan total keseluruhan kekayaan bersih sebesar USD711 miliar, warga negara AS yang lahir di luar negeri ini menyumbang 15% dari semua kekayaan miliarder Amerika.
Dan mereka membangun kekayaan mereka sendiri, dimana 92% merintis usaha dari awal atau setara 71% dari 628 miliarder Amerika yang lahir di AS. Para imigran ini berasal dari 35 negara berbeda dan ada perwakilan dari setiap benua kecuali Antartika.
Baca Juga: Daftar Lengkap Oligarki Rusia: Miliarder di Antara Kekuasan Putin
Orang terkaya di dunia, Elon Musk dari Tesla dan SpaceX (harta USD219 miliar), adalah satu dari tiga orang dari Afrika Selatan di dalam daftar Forbes. Lima lainnya berasal dari tempat lain di Afrika, termasuk Tope Awotona (USD1,4 miliar) selaku pendiri dan CEO perusahaan perangkat lunak penjadwalan Calendly.
Sebagai anak berusia 12 tahun di Lagos, Nigeria, Awotona menyaksikan ayahnya tertembak dan terbunuh dalam insiden pembajakan mobil. Tiga tahun kemudian dia dan keluarganya pindah ke Atlanta, Georgia.
“Ketika Anda berasal dari negara yang berbeda, dan Anda harus berasimilasi dengan negara yang berbeda, Anda belajar untuk bergaul dengan orang-orang dari semua latar belakang yang berbeda, dan Anda memiliki empati terhadap orang-orang dari semua latar belakang yang berbeda,” kata Awotona.
Pendatang baru lainnya dalam jajaran miliarder termasuk miliarder game mobile, Adam Foroughi dari AppLovin (dengan harta kekayaan USD1,3 miliar), yang lahir di Iran setahun setelah Revolusi Iran 1979, dan mogul ekuitas swasta kelahiran Yordania, Ramzi Musallam (USD4 miliar).
Lihat Juga :