Terungkap! Begini Modus Lihai para Penyelundup Benih Lobster

loading...
Terungkap! Begini Modus Lihai para Penyelundup Benih Lobster
Penyelundupan benih lobster yang berhasil digagalkan petugas. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Larangan ekspor Benih Bening Lobster (BBL) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ternyata masih banyak dilanggar dengan aksi penyelundupan. Para penyelundup menggunakan berbagai cara dan media untuk mengelabui para petugas yang lengah dan selalu mencari celah dengan memanfaatkan kondisi di lapangan.

"Jadi ada berbagai modus dari koper, sayuran, stereoform, dan lain-lain,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: Nekat, KKP Masih Temukan Jutaan Benih Lobster Coba Diselundupkan

Dia melanjutkan, modus yang baru ditemukan adalah dimana para penyelundup menggunakan media sayuran untuk mengelabui petugas. "Apabila yang di Cengkareng kemarin penyelundupan lewat kangkung dan aneka sayuran. Itu modus baru. Jadi kalau menggunakan x-ray di bandara, sayur-sayuran dijadikan sebagai media benur lobster. Luar biasanya, setelah kita temukan, biasanya mereka cari modus lagi," kata Antam.

Dia menjelaskan apabila melalui armada pesawat, para penyelundup menggunakan modus yang memanfaatkan kecepatan waktu agar koper bisa lolos dari pemeriksaan petugas. "Jadi biasanya waktunya di buat mepet-mepet sehingga luput dari pengawasan petugas," tambah dia.



Baca Juga: Indramayu Gempar, Warga 3 Desa Mendadak Jadi Miliarder Usai Menerima Pembebasan Lahan

Dia menuturkan, dengan adanya pelarangan ekspor benur lobster, harga jual menjadi semakin tinggi. Maka itu keuntungan para penyelundup pun semakin besar. Sehingga, KKP melakukan pengetatan pengawasan dengan bersinergi dengan lembaga dan instansi terkait.

"Biasanya (penyelundupan) itu start-nya di Bandung, Jambi, lama-lama makin jauh start-nya. Namanya barang haram kan," cetusnya.
(fai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top