Tarif Logistik Mahal Bikin Ekspor UMKM Mandek, Teten Gandeng Garuda Indonesia
Selasa, 20 April 2021 - 00:34 WIB
loading...
Tarif logistik tinggi atau mahal jadi kendala bagi produk UMKM masuk ke pasar ekspor. Lantaran itu, Teten menggandeng PT Garuda Indonesia (Persero). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengungkapkan, tarif logistik tinggi atau mahal jadi kendala bagi produk UMKM masuk ke pasar ekspor. Hal itu menyebabkan sulitnya bisnis mikro meluaskan pasarnya hingga ke mancanegara.
"UMKM sulit menembus pasar ekspor karena kendala logistik. Saya kira kita perlu bergerak mencari solusi terhadap permasalahan ini, dengan kolaborasi saya kira bisa cari solusi dengan cepat," ungkap Teten.
Baca Juga: Ekspor Produk UMKM RI Masih Tertinggal dari APEC, Teten Bilang Perlu Sekolah
Selama pandemi Covid-19 tarif logistik mengalami peningkatan 30-40%. Hal ini berdampak pada pengurangan volume ekspor impor hingga pengurangan jadwal kapal dan penerbangan internasional.
Untuk itu, agar dapat terus mendorong pertumbuhan ekspor produk UMKM, pihaknya menggandeng PT Garuda Indonesia (Persero) untuk menangani persoalan logistik sembari mendorong penjualan produk UMKM melalui marketplace.
"Untuk mengatasi biaya logistik kami bekerja sama dengan Garuda Indonesia, kami juga mendukung UMKM melaksanakan ekspor dengan penjualan langsung di marketplace," tuturnya.
Kendala lain UMKM adalah minimnya pengetahuan mereka terhadap pasar luar negeri. Lalu, kualitas produk UMKM yang belum memenuhi standar internasional.
"UMKM sulit menembus pasar ekspor karena kendala logistik. Saya kira kita perlu bergerak mencari solusi terhadap permasalahan ini, dengan kolaborasi saya kira bisa cari solusi dengan cepat," ungkap Teten.
Baca Juga: Ekspor Produk UMKM RI Masih Tertinggal dari APEC, Teten Bilang Perlu Sekolah
Selama pandemi Covid-19 tarif logistik mengalami peningkatan 30-40%. Hal ini berdampak pada pengurangan volume ekspor impor hingga pengurangan jadwal kapal dan penerbangan internasional.
Untuk itu, agar dapat terus mendorong pertumbuhan ekspor produk UMKM, pihaknya menggandeng PT Garuda Indonesia (Persero) untuk menangani persoalan logistik sembari mendorong penjualan produk UMKM melalui marketplace.
"Untuk mengatasi biaya logistik kami bekerja sama dengan Garuda Indonesia, kami juga mendukung UMKM melaksanakan ekspor dengan penjualan langsung di marketplace," tuturnya.
Kendala lain UMKM adalah minimnya pengetahuan mereka terhadap pasar luar negeri. Lalu, kualitas produk UMKM yang belum memenuhi standar internasional.
Lihat Juga :