China Sebenarnya Mitra Dagang Terbesar Australia, Kini Hubungan Keduanya Memanas

Sabtu, 24 April 2021 - 05:29 WIB
loading...
China Sebenarnya Mitra Dagang Terbesar Australia, Kini Hubungan Keduanya Memanas
Hubungan perdagangan dengan China menjadi sangat tegang sejak Australia pertama kali menyerukan penyelidikan ketat tentang asal-usul pandemi Covid-19 pada bulan April. Foto/Dok
A A A
CANBERRA - Keputusan negara bagian Victoria di Australia untuk bergabung dalam perjanjian perdagangan ke Belt and Road China yang diteken pada 2018 dan 2019 telah memicu kritik dari pemerintah federal, serta Menteri Luar Negeri AS saat itu Mike Pompeo.

Proyek infrastruktur itu bertujuan untuk memperluas hubungan perdagangan global terkait dengan pembangunan kereta api, jalan, dan pelabuhan di banyak negara. Tetapi dinilai telah meninggalkan beberapa hal seperti utang.

Baca Juga: Australia Memancing Kemarahan China Terkait Jalur Sutera Abad 21

Dipandang sebagai langkah berani dari Presiden Xi Jinping untuk mempengaruhi geopolitik AS telah banyak dikritisi soal apa yang disebut "diplomasi utang" China. Langkah memutus hubungan dengan perjanjian dagang jalur sutra bakal membuat ketegangan Canberra dan Beijing semakin memburuk.

China sebenarnya adalah mitra dagang terbesar Australia dan sebelum pandemi telah menjadi sumber terbesar mahasiswa universitas di luar negeri. Akan tetapi hubungan kedua negara memanas dalam beberapa tahun terakhir, yang mengarah pada diplomatik dan perdagangan.

Dilansir BBC, hubungan perdagangan dengan China menjadi sangat tegang sejak Australia pertama kali menyerukan penyelidikan ketat tentang asal-usul pandemi Covid-19 pada bulan April.

Baca Juga: Wamendag: Manfaatkan Jalur Sutra Baru untuk Perluas Perdagangan RI

Selain itu Canberra juga membatasi pengaruh China di negara itu, termasuk menempatkan larangan raksasa telekomunikasi Huawei membangun jaringan 5G di Australia dan memperketat undang-undang investasi asing.

Namun, pemerintah Australia telah membantah kekuatan veto barunya ditujukan hanya untuk China. Senator Payne mengatakan pemerintah daerah dan universitas yang didanai publik telah memberi tahu dirinya tentang ada lebih dari 1.000 kesepakatan dengan asing.
(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2376 seconds (10.101#12.26)