Rieke Puji Wamendag: Berharap Perjanjian Dagang Bakal Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 24 April 2021 - 23:12 WIB
loading...
A A A
“Jadi bukan hanya menjadi pekerja level bawah, tetapi sebagai pekerja yang lebih strategis dan memegang posisi kunci. Tentu harus juga menjadi pelaku atau pengusaha langsung,” tambah Wamendag.



Untuk itulah sejak menjabat, Jerry banyak memeberikan dorongan terutama kepada millennial agar menggarap ekspor produk digital dan berteknologi tinggi. Ada beberapa yang menurut Jerry berpotensi untuk dikembangkan yaitu game online dan animasi. Potensi game online amat besar baik untuk pasar domestik maupun global.

Dalam pariwisata, Wamendag mengajak agar potensi wisata Indonesia yang sangat besar bisa dioptimalkan. Banyak aset-aset baik tangible maupun non tangible yang bisa dikomersialkan sehingga memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.

“Khususnya kekayaan budaya, kreatifitas dan keramahan (hospitality) masyarakat Indonesia. Harus menjadi nilai tambah dalam perdagangan jasa. Jangan sampai kekayaan bangsa Indonesia itu diambil alih pihak lain. Karena itu dalam perjanjian perdagangan ada juga dibicarakan perlindungan hak intelektual termasuk hasil kreatifitas,” papar Wamendag.

AFAS merupakan payung hukum perundingan perdagangan jasa di kawasan ASEAN, sedangkan ATISA merupakan upgrade dari AFAS dan telah ditandatangani pada 7 Oktober 2020 di Manila, Filipina.

Bekasi adalah salah satu kabupaten yang menjadi sentra industri di Indonesia. Selain industri manufaktur, banyak pelaku usaha di bidang jasa yang beroperasi maupun berkantor di Bekasi. Sosialisasi ATISA dan AFAS diharapkan bisa mendorong pemanfaatan oleh pelaku usaha.

“Karena pemerintah hanya memberikan akses dan fasilitas, yang menjadi pelaku dan ujung tombak tetap pelaku usaha,” tutup Jerry.
(akr)
Halaman :
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2194 seconds (0.1#10.140)