Dihantam Pandemi, Laba Sari Roti Rontok 27,15% di Awal Tahun 2021

Kamis, 29 April 2021 - 11:02 WIB
loading...
Dihantam Pandemi, Laba...
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mencatatkan penurunan laba bersih pada kuartal I-2021. Pada laporan keuangan per 31 Maret 2021, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar 27,15%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk ( ROTI ) mencatatkan penurunan laba bersih pada kuartal I-2021. Pada laporan keuangan per 31 Maret 2021, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp56,70 miliar atau lebih rendah 27,15% dibanding 31 Maret 2020 sebesar Rp77,84 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), produsen Sari Roti ini mencatatkan penjualan neto sebesar Rp787 miliar atau turun 13,78% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp912,87 miliar dengan laba per saham dasar Rp9,17.

Terkait penurunan laba, Direktur Nippon Indosari Corpindo, Arlina Sofia menyebut, perbandingan capaian kuartal I-2021 tidak "apple to apple" bila dibandingkan kinerja Perseroan sebelum pandemi Covid-19 atau kuartal I-2020. "Akan lebih tepat bila melakukan perbandingan kuartalan untuk mengkaji profitabilitas maupun melihat tren positif Penjualan,” ujar Arlina dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Produsen Sari Roti Raup Laba Bersih Rp215,1 Miliar

Adapun penjualan neto Perseroan terdiri atas roti tawar, roti manis, kue, lain-lain dan termasuk retur penjualan dan rabat. Penjualan roti tawar tercatat Rp589,53 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp679,68 miliar; roti manis tercatat Rp260,63 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp325,74 miliar.

Penjualan kue tercatat Rp28,89 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp26,09 miliar; penjualan lain-lain tercatat Rp5,21 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp778,15 juta. Kemudian, retur penjualan dan rabat tercatat Rp97,27 miliar.

Baca Juga: Laba Meroket 788% di 3 Bulan Pertama 2021, Intip Nih Laporan RS Siloam

Sementara itu, penjualan kepada distributor/agen didominasi kepada PT Indomarco Prismatama (Indomart) sebesar Rp271,81 miliar atau 34,54 persen dan kepada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) sebesar Rp171,64 miliar atau 21,81 persen.

ROTI mencatatkan adanya penurunan beban pokok pendapatan di kuartal I-2021 menjadi Rp352,01 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp393,44 miliar. Beban usaha juga mengalami penurunan menjadi Rp366,21 miliar dari sebelumnya Rp416,88 miliar. Sementara itu, beban operasi lainnya naik menjadi Rp4,09 miliar dari sebelumnya Rp875,96 juta.

Nippon Indosari Corpindo mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,26 triliun dan ekuitas Rp3,28 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp4,55 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp4,45 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Regulator Mundur, IHSG...
Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal
Rekomendasi
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved