Kemendag Siap Sokong Sumatera Utara Kembangkan Potensi Ekspor
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
“Jangan lupa ekspor atau perdagangan luar negeri. Ini yang juga kita sedang genjot. Sumatera Utara punya banyak potensi ekspor. Kami berharap hasil perjanjian perdagangan bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi ekspor Sumatera Utara,” kata Jerry.
Pada tahun 2020, di tengah pandemi, Sumatera Utara tetap mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD4,1 miliar (sampai dengan Desember 2020). Total ekspor Sumut mencapai USD8 Miliar dengan impor sebesar USD3,9 miliar.
Sumut sendiri merupakan 10 besar kontributor perdagangan ekspor Indonesia. Beberapa komoditas unggulan Sumut antara lain sawit, karet, sarang burung wallet, ikan, dan sebagainya.
Pada kesempatan yang sama, Wamendag juga menyoroti perdagangan rakyat Sumatera Utara. Menurut Jerry, Kemendag punya berbagai macam fasilitas, baik dalam penyediaan sarana dan prasarana, pelatihan, hingga sistem perdagangan.
Salah satu dukungan dalam sistem perdagangan adalah dengan sistem resi gudang (SRG). Dengan sistem ini, kata Jerry, manfaatnya akan dirasakan baik oleh produsen, distributor, sampai dengan konsumen.
“Pemerintah juga untung karena mendukung ketersediaan barang dan stabilitas harga. Jadi itulah sebabnya kami mendorong peningkatan implementasi SRG di seluruh daerah, termasuk Sumatera Utara,” kata Wamendag.
Pada tahun 2020, di tengah pandemi, Sumatera Utara tetap mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD4,1 miliar (sampai dengan Desember 2020). Total ekspor Sumut mencapai USD8 Miliar dengan impor sebesar USD3,9 miliar.
Sumut sendiri merupakan 10 besar kontributor perdagangan ekspor Indonesia. Beberapa komoditas unggulan Sumut antara lain sawit, karet, sarang burung wallet, ikan, dan sebagainya.
Pada kesempatan yang sama, Wamendag juga menyoroti perdagangan rakyat Sumatera Utara. Menurut Jerry, Kemendag punya berbagai macam fasilitas, baik dalam penyediaan sarana dan prasarana, pelatihan, hingga sistem perdagangan.
Salah satu dukungan dalam sistem perdagangan adalah dengan sistem resi gudang (SRG). Dengan sistem ini, kata Jerry, manfaatnya akan dirasakan baik oleh produsen, distributor, sampai dengan konsumen.
“Pemerintah juga untung karena mendukung ketersediaan barang dan stabilitas harga. Jadi itulah sebabnya kami mendorong peningkatan implementasi SRG di seluruh daerah, termasuk Sumatera Utara,” kata Wamendag.
Lihat Juga :