Pindad dan Perusahaan Asal UEA Kolaborasi Bikin Senjata Serbu hingga Senapan Mesin

Kamis, 06 Mei 2021 - 17:43 WIB
loading...
Pindad dan Perusahaan...
Bersama-sama, perusahaan asal Uni Emirat Arab (UEA), Caracal International LLC akan berkolaborasi dengan Pindad untuk memproduksi sejumlah senjata. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Pindad (Persero) dan Caracal International LLC telah melakukan penandatanganan kerja sama Industrial Cooperation Agreement. Bersama-sama, perusahaan asal Uni Emirat Arab (UEA) itu akan berkolaborasi dengan Pindad untuk memproduksi sejumlah senjata.

Baca Juga: PT Pindad Produksi 25.000 Pucuk Senjata untuk Latihan Komcad

Direktur Utama Pindad, Abraham Mose menerangkan, pihaknya dan Caracal akan bekerja sama melaksanakan produksi berbagai senjata. Di antaranya, senapan serbu CAR 816 yang berbasis AR15 yang digunakan bagi pasukan khusus Indonesia.

Senjata jenis ini menggunakan komponen laras dan komponen lain yang bersumber dari Pindad. Selanjutnya senapan mesin SM3 5.56 mm yang digunakan tentara UEA dan dipasarkan di Timur Tengah, serta penggunaan laras buatan Pindad dan komponen senjata lainnya untuk senjata-senjata buatan Caracal.

"Caracal merupakan manufaktur senjata yang berada di dalam holding industri pertahanan Edge Group, UEA," ujar Abraham seperti dilansir dalam Website Pindad, Kamis (6/5/2021).

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, kerjasama di industri pertahanan kedua negara tersebut membuat Indonesia memperbanyak assault rifle. Persenjataan ini akan dipakai kedua pihak.

"Kita akan banyak membuat assault rifle dari Pindad. Mereka sukses, kita sukses, kita gunakan bersama," kata Luhut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Penasihat UEA Blak-blakan...
Penasihat UEA Blak-blakan Hengkang dari OPEC: Masa Kejayaan Minyak Mulai Berakhir
Misi Tanker Hantu, Cara...
Misi Tanker Hantu, Cara Nekat Uni Emirat Arab Selundupkan Minyak lewat Selat Hormuz
OPEC Belum Tamat usai...
OPEC Belum Tamat usai Ditinggal UEA, 7 Raksasa Minyak Geber Produksi 188.000 Barel/Hari
ADNOC Siapkan Investasi...
ADNOC Siapkan Investasi Rp953 Triliun Pascakeluarnya UEA dari OPEC
Daftar Teratas Keluarga...
Daftar Teratas Keluarga Arab Terkaya di 2026, Dinasti Asal UEA Punya Harta Rp296,3 Triliun
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Rekomendasi
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Berita Terkini
IHSG Jaga Tren Positif,...
IHSG Jaga Tren Positif, Hari Ini Ditutup Menguat ke 5.744
DJP Kejar Pajak Digital,...
DJP Kejar Pajak Digital, Jangan Kaget Pengguna Aplikasi Olahraga Strava Kena PPN 11%
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Waste-to-Energy Dinilai...
Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Masyarakat Dilibatkan
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Infografis
Senapan Mesin SM-5 Pindad,...
Senapan Mesin SM-5 Pindad, Muntahkan 400 Peluru/Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved