Olah Sampah Jadi Listrik, Jokowi: Kota Lain Tak Usah Ruwet, Tinggal Tiru Surabaya
Kamis, 06 Mei 2021 - 23:58 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan, kota-kota lain untuk meniru apa yang telah dilakukan di Surabaya yakni mengolah sampah menjadi energi listrik. Foto/Dok
A
A
A
SURABAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan, kota-kota lain untuk meniru apa yang telah dilakukan di Surabaya yakni mengolah sampah menjadi energi listrik. Jokowi mengapresiasi gerak cepat pemerintah Kota Surabaya dalam merealisasikan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) .
"Saya sangat mengapresiasi instalasi pengolahan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan. Nanti kota-kota lain akan saya perintah supaya tidak usah ruwet, lihat aja di Surabaya, tiru, kopi," ujar Jokowi sebagaimana dikutip dari rilis Biro Pers Sekretariat Presiden.
Baca Juga: Olah Sampah Jadi Listrik, Jokowi: Surabaya Wujudkan Impian Saya
Fasilitas PSEL berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dan diresmikan Presiden pada Kamis (6/5/2021). Sejak 2018, Jokowi telah berupaya menyiapkan sejumlah payung hukum bagi daerah untuk bisa merealisasikan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik tersebut.
Lebih jauh lagi, keinginan untuk bisa memiliki fasilitas tersebut sudah ada sejak tahun 2008 saat Presiden Joko Widodo masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.
"Saya sangat mengapresiasi instalasi pengolahan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan. Nanti kota-kota lain akan saya perintah supaya tidak usah ruwet, lihat aja di Surabaya, tiru, kopi," ujar Jokowi sebagaimana dikutip dari rilis Biro Pers Sekretariat Presiden.
Baca Juga: Olah Sampah Jadi Listrik, Jokowi: Surabaya Wujudkan Impian Saya
Fasilitas PSEL berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dan diresmikan Presiden pada Kamis (6/5/2021). Sejak 2018, Jokowi telah berupaya menyiapkan sejumlah payung hukum bagi daerah untuk bisa merealisasikan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik tersebut.
Lebih jauh lagi, keinginan untuk bisa memiliki fasilitas tersebut sudah ada sejak tahun 2008 saat Presiden Joko Widodo masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Lihat Juga :