Maskapai Makin Lunglai, Giliran Sriwijaya Air Group Rumahkan Karyawan

Senin, 24 Mei 2021 - 17:04 WIB
loading...
Maskapai Makin Lunglai,...
Sriwijaya Air terpaksa merumahkan sebagian karyawan sejalan dengan berkurangnya operasional perusahaan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Maskapai penerbangan masih terus merasakan dampak pandemi Covid-19. Keuangan yang tak kunjung membaik membuat sejumlah maskapai penerbangan terpaksa melakukan berbagai upaya, termasuk memangkas jumlah karyawanya.

Sebelumnya, maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menawarkan pensiun dini kepada karyawannya. Upaya itu dilakukan dalam rangka membenahi kinerja keuangan perusahaan. Setelah Garuda, kini giliran maskapai Sriwijaya Air Group yang diketahui terpaksa mengambil kebijakan merumahkan karyawannya.

Baca Juga: Benahi Kinerja, Garuda Tawarkan Program Pensiun Dini Karyawan

Berdasarkan dokumen yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (24/5/2021), keputusan untuk merumahkan karyawan ini menyusul likuditas perusahaan yang semakin menurun. Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan telah menurunkan operasional perusahaan. Atas dasar itu, perusahaan mengambil langkah untuk merumahkan beberapa pegawai. Namun, Sriwijaya Air menegaskan komitmen untuk memanggil kembali karyawan yang dirumahkan jika operasional pesawat sudah kembali bertambah.

"Sebagaimana poin satu dari IOM No. 013/INT/SINAM/IX/2020 tentang Pemberitahuan Kebijakan Merumahkan Karyawan tertanggal 25 September 2020, yaitu melakukan efisiensi di kalangan internal organisasi dan Point 5 IOM No 020/INT/SJNAM/IX/2020 tentang arahan Direksi yaitu komitmen Perusahaan akan memangil Kembali karyawan yang dirumahkan jika operasional pesawat bertambah," ungkap dokumen tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Erick Thohir Pastikan...
Erick Thohir Pastikan Tak Ada Pengurangan Pegawai BUMN, Meski Anggaran Dipangkas
Nike Bakal PHK 1.600...
Nike Bakal PHK 1.600 Pekerja demi Penghematan Biaya Rp30,9 Triliun
Gelombang PHK Global...
Gelombang PHK Global Belum Habis, Vodafone Akan Pangkas 11.000 Karyawan
Gelombang PHK Belum...
Gelombang PHK Belum Usai, Kini Boeing Pangkas 2.000 Karyawan
Gelombang PHK Mulai...
Gelombang PHK Mulai Menghantam, Ini Janji Kemnaker
Pecat 1.300 Orang Demi...
Pecat 1.300 Orang Demi Hemat Biaya, Karyawan GOTO Tersisa Segini
Kekurangan Dana, Palang...
Kekurangan Dana, Palang Merah Internasional akan Pangkas 2.900 Pekerja
Seluruh Kedutaan Besar...
Seluruh Kedutaan Besar AS Diminta Kurangi Staf 10%
Erick Thohir Pastikan...
Erick Thohir Pastikan Harga Tiket Pesawat Turun 10% saat Nataru
Rekomendasi
Pembebasan Denda PBB-P2...
Pembebasan Denda PBB-P2 Berlaku hingga 31 Desember 2026, Simak Ketentuannya
Kaesang Tantang Puan...
Kaesang Tantang Puan di Pileg 2029, Ganjar Yakin Jateng Tetap Kandang Banteng
Menakar Masa Depan di...
Menakar Masa Depan di Balik Dana Abadi Daerah
Berita Terkini
Ekonom: Gubernur BI...
Ekonom: Gubernur BI Mundur Picu Volatilitas Pasar Jangka Pendek
Efek Gubernur BI Mundur,...
Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS
Tips MotionTrade: Waktu...
Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
Feel Good Network Bangun...
Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif Asia Tenggara melalui Innercircle dan BRICKS
Infografis
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved