Usai Asabri dan Jiwasraya, Erick Thohir Bakal Bersih-bersih Dana Pensiun BUMN
Rabu, 02 Juni 2021 - 21:34 WIB
loading...
A
A
A
Khusus untuk Asabri, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merinci kerugian negara akibat tindakan korupsi itu mencapai Rp22,78 triliun. Korupsi tersebut dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam pengelolaan investasi saham dan reksa dana.
Sementara di sisi restrukturisasi pemegang polis, mantan Bos Inter Milan itu menyebut, sebanyak 98% nasabah Jiwasraya sudah menyetujui adanya restrukturisasi polis. Kendati demikian, dia masih belum merinci berapa porsi nasabah ritel dan korporasi yang menyepakati aksi restrukturisasi tersebut.
Baca juga: Erick Thohir Singgung Pemimpin Zalim dan Korupsi Saat Bicarakan Garuda Indonesia
"Alhamdulillah sudah ada persetujuan hampir 98% (nasabah) yang sudah menyetujui restrukturisasi. Maaf di sini kami Kementerian BUMN dan seluruh direksi Jiwasraya akan berbuat yang terbaik mencari solusi yang sebenarnya sudah menjadi masalah jauh sebelum kami memimpin," paparnya. Dia menegaskan, upaya penyelamatan perusahaan asuransi pelat merah itu nantinya akan dilakukan secara transparan.
Sementara di sisi restrukturisasi pemegang polis, mantan Bos Inter Milan itu menyebut, sebanyak 98% nasabah Jiwasraya sudah menyetujui adanya restrukturisasi polis. Kendati demikian, dia masih belum merinci berapa porsi nasabah ritel dan korporasi yang menyepakati aksi restrukturisasi tersebut.
Baca juga: Erick Thohir Singgung Pemimpin Zalim dan Korupsi Saat Bicarakan Garuda Indonesia
"Alhamdulillah sudah ada persetujuan hampir 98% (nasabah) yang sudah menyetujui restrukturisasi. Maaf di sini kami Kementerian BUMN dan seluruh direksi Jiwasraya akan berbuat yang terbaik mencari solusi yang sebenarnya sudah menjadi masalah jauh sebelum kami memimpin," paparnya. Dia menegaskan, upaya penyelamatan perusahaan asuransi pelat merah itu nantinya akan dilakukan secara transparan.
(ind)
Lihat Juga :