Baru Meluncur, Zipmex Pasang Target User Sebanyak Jumlah Investor Saham

Jum'at, 11 Juni 2021 - 00:44 WIB
loading...
Baru Meluncur, Zipmex...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Platform jual beli aset kripto , Zipmex, menargetkan pertumbuhan pengguna hingga 2 juta orang di tahun ini. Co-Founder Zipmex Indonesia Raymond Sutanto mengatakan target itu memungkinkan karena Indonesia dianggap merupakan pasar uang digital yang potensial.

"Kami melihat Indonesia pasar yang potensial. Saat ini ada 300.000 user Zipmex. Kami targetkan ada 2 juta users pada tahun ini," katanya dalam peluncuran Zipmex Indonesia, Kamis (10/6/2021).

Bahkan, investor cryptocurrency di Indonesia hingga saat ini telah mencapai 5 juta nasabah, jauh lebih tinggi dari investor di pasar saham yang tercantum di dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) yang hanya 2 juta.

Baca juga:Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Wamendag Dorong Jatim Contoh Jateng

"Di Indonesia nasabah crypto ada 5 juta, sedangkan nasabah saham (pasar modal/BEI) hanya 2 juta. Jadi pasar ini lebih besar. Untuk pemula yang takut, harus edukasi dulu soal kripto ini, karena pergerakan (fluktuasinya) tinggi," ujarnya.

Dia pun mengungkapkan, untuk masuk ke pasar Indonesia Zipmex menyasar kelompok usia 18 tahun hingga 40 tahun, karena dianggap lebih akrab dengan investasi digital.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Berita Terkini
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved