Luhut 'Sentil' Pihak yang Menganggap Gerakan Bangga Buatan Indonesia cuma Gaya-gayaan

Jum'at, 18 Juni 2021 - 11:15 WIB
loading...
Luhut Sentil Pihak yang Menganggap Gerakan Bangga Buatan Indonesia cuma Gaya-gayaan
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marinves) Luhut B. Pandjaitan "menyentil" pihak-pihak yang dulu meremehkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) . Menurutnya, saat ini gerakan itu berjalan dengan cukup baik sehingga menepis anggapan yang muncul saat awal peluncuran tahun lalu, bahwa Gerakan BBI dianggap hanya gaya-gayaan belaka.

Baca juga:Jika Ada Pajak Sembako, Demokrat Tak Segan-segan Tolak RUU KUP

“Saya ingat setahun lalu lebih waktu kita meluncurkan gernas ini banyak juga yang pesimistis. (Mereka) Hanya (menganggap) gaya-gayaan. Tetapi sekarang ini jadi gerakan nasional dan gerakan hidup kita karena UMKM adalah backbone daripada ekonomi kita,” katanya dalam acara puncak BBI di NTT, Jumat (18/6/2021).

Dia pun mendorong agar Kominfo bergerak cepat menambah BTS untuk daerah-daerah lain. Pasalnya jaringan internet menjadi kunci percepatan UMKM menuju digital.

“Ini kunci keberhasilan percepatan target UMKM on boarding 30 juta unit 2023. Sekarang kita sudah mencapai dekat 13 sampai 14 juta. Jadi masih ada setengah lagi untuk tiga tahun ke depan,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Luhut meminta agar semua pihak berkolaborasi.

“Oleh karena kita semua, saya undang teman-teman di mana pun Anda berada, kita harus berkolaborasi untuk mendorong UMKM kita masuk sampai 30 juta dari 64 juta UMKM yang ada di Indonesia,” paparnya.

Baca juga:Ko Soobin, Anak Keturunan Indonesia Bintangi Racket Boys

Tidak hanya itu, dia juga meminta agar pemda terus menggenjot pelatihan digital. Dia menyebut dana desa juga bisa digunakan untuk pelatihan tersebut.

“Biarlah rakyat berdigitaliasi sehingga mereka tidak ada dibatasi oleh tengkulak-tengkulak lagi untuk mereka masuk kepada tingkat nasional,” pungkasnya.
(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1866 seconds (11.210#12.26)