Produksi Obat Terapi Covid Ivermectin, Erick Thohir Gandeng Prabowo

Senin, 21 Juni 2021 - 19:14 WIB
loading...
Produksi Obat Terapi...
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menhan Prabowo Subianto. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui PT Indofarma Tbk tengah mengembangkan produk generik dari Ivermectin 12 mg dalam kemasan botol isi 20 tablet. Obat ini akan akan diproduksi secara massal. Dalam proses pengerjaannya, Kementerian BUMN selaku pemegang saham pun menggandeng Kementerian Pertahanan dan pihak lainnya untuk menggarap proyek di sektor farmasi tersebut.

Pertahanan dan pihak lainnya untuk menggarap proyek di sektor farmasi tersebut. Dimana, Indofarma dan beberapa Rumah Sakit (RS), termasuk diantaranya Rumah Sakit di bawah Kementerian Pertahanan sudah melakukan tahap penelitian di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes). "Saat ini, Ivermectin dalam tahap penelitian di Balitbangkes dan bekerjasama dengan beberapa Rumah Sakit, termasuk diantaranya Rumah Sakit di bawah Kementerian Pertahanan," ujar Erick Thohir, Senin (21/6/2021).

Baca Juga: Corona Meledak Lagi, Begini Kondisi Pasokan Obat Buat Pasien Covid

Penelitian sendiri dilakukan untuk membuktikan bahwa Ivermectin dapat digunakan dalam management Covid-19 baik sebagai pencegahan (profilaksis) ataupun pengobatan dengan diperolehnya izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bernomor GKL2120943310A1. Upaya tersebut, kata Erick, untuk memerangi pandemi Covid-19, selain dari program vaksinasi nasional. Dia pun memberi apresiasi kepada Indofarma yang sudah mendapat izin edar dari BPOM untuk produk generik Ivermectin 12 mg. "Di tengah upaya kita memerangi pandemi Covid-19 yang masih tinggi melalui program vaksinasi, baik penyuntikan dan mendatangkan ragam jenis vaksin dari berbagai negara," tutur dia.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Tanah Air Capai 2 Juta, DKI Tertinggi Disusul Jawa Barat

Sebelumnya, Indofarma telah memiliki ragam produk untuk penanggulangan Covid-19. Untuk kategori obat, emiten pelat merah telah memproduksi dan memperoleh izin edar antara lain Oseltamivir 75 mg kapsul dan Remdesivir 100 mg injeksi dengan merek Desrem. Sedangkan untuk alat kesehatan, perusahaan telah memproduksi dan memperoleh izin edar Masker medis 3 ply dan Viral Transport Medium.

Menteri Erick mengingatkan, Ivermectin harus digunakan dengan resep serta pengawasan dokter. "Saya berharap, meski usaha pemerintah dan juga perusahaan-perusahaan BUMN sudah maksimal dalam memerangi pandemi ini dengan cara mendatangkan vaksin dan memproduksi obat, peran dan kesadaran tinggi dari masyarakat dalam memakai masker, menjaga jarak, hindari kerumunan, dan mencuci tangan tetap menjadi kunci utama agar kita bisa selamat dari pandemi yang masih tinggi ini," katanya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Prabowo Heran Minyak...
Prabowo Heran Minyak Goreng Sempat Langka, Padahal Indonesia Penghasil Sawit Terbesar
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Rekomendasi
Microdrama AI Second...
Microdrama AI Second Crown Tayang di V+Short, Drama Kerajaan yang Bikin Nagih
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Berita Terkini
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved