Penyederhanaan Tarif Cukai Efektif Kendalikan Konsumsi Rokok
Senin, 21 Juni 2021 - 23:13 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Demi mencapai tujuan pengendalian konsumsi tembakau di Indonesia, penyederhanaan struktur tarif cukai hasil tembakau harus segera dilakukan. Pemerintah juga mulai merencanakan agar struktur tarif cukai hasil tembakau yang kompleks dan rumit menjadi lebih sederhana.
Kasubdit SDM dan Pembiayaan Kesehatan Bappenas Renova Siahaan mengatakan bahwa pihaknya kini telah mendesain pelaksanaan simplifikasi sesuai dengan arahan RPJMN 2020-2024. "Sebenarnya secara bertahap mulai dari 10 layer, menjadi delapan, enam, lima, hingga pada akhirnya 3-5 layer di 2024," ujarnya dalam webinar virtual belum lama ini.
Baca Juga: Izin ke DPR, Sri Mulyani Minta Teh Kotak Cs Dikenakan Tarif Cukai Baru
Akan tetapi, kata Renova, kebijakan ini agak tarik ulur karena penyusunan rencana ini tidak hanya dari sisi pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Adapun, penyederhanaan struktur tarif cukai hasil tembakau harus segera dilaksanakan karena tanpa simplifikasi ini, kebijakan cukai dinilai kurang signifikan untuk menurunkan jumlah perokok.
Sementara itu, Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan kebijakan penyederhanaan atau simplifikasi struktur tarif cukai rokok perlu untuk didukung supaya pengawasan cukai rokok dapat berjalan efektif di lapangan. Semakin sedikit golongan cukai rokok, maka pengawasan justru semakin mudah. "Langkah simplifikasi struktur rokok sebaiknya didukung oleh semua pihak," tegas Bhima saat dihubungi wartawan (21/6) di Jakarta.
Kasubdit SDM dan Pembiayaan Kesehatan Bappenas Renova Siahaan mengatakan bahwa pihaknya kini telah mendesain pelaksanaan simplifikasi sesuai dengan arahan RPJMN 2020-2024. "Sebenarnya secara bertahap mulai dari 10 layer, menjadi delapan, enam, lima, hingga pada akhirnya 3-5 layer di 2024," ujarnya dalam webinar virtual belum lama ini.
Baca Juga: Izin ke DPR, Sri Mulyani Minta Teh Kotak Cs Dikenakan Tarif Cukai Baru
Akan tetapi, kata Renova, kebijakan ini agak tarik ulur karena penyusunan rencana ini tidak hanya dari sisi pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Adapun, penyederhanaan struktur tarif cukai hasil tembakau harus segera dilaksanakan karena tanpa simplifikasi ini, kebijakan cukai dinilai kurang signifikan untuk menurunkan jumlah perokok.
Sementara itu, Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan kebijakan penyederhanaan atau simplifikasi struktur tarif cukai rokok perlu untuk didukung supaya pengawasan cukai rokok dapat berjalan efektif di lapangan. Semakin sedikit golongan cukai rokok, maka pengawasan justru semakin mudah. "Langkah simplifikasi struktur rokok sebaiknya didukung oleh semua pihak," tegas Bhima saat dihubungi wartawan (21/6) di Jakarta.
Lihat Juga :