Pertamina Hulu Rokan Akan Optimalkan Produksi Minyak

Rabu, 23 Juni 2021 - 05:56 WIB
loading...
Pertamina Hulu Rokan...
PHR berkomitmen untuk meningkatkan produksi minyak di blok Rokan saat peralihan dari PT CPI. Foto/Dok.
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) akan berupaya optimal untuk menjaga level produksi minyak di Blok Rokan agar tidak turun saat peralihan pengelolaan dari PT Chevron Pasific Indonesia (CPI). Menurut Bussiness Support Project Leader PHR, Danang Ruslan Saleh, manajemen PHR optimis level produksi akan meningkat setelah dikelola langsung oleh Pertamina Grup.

Seperti diketahui Blok Rokan merupakan KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) yang merupakan salah satu lapangan terbesar di Indonesia dengan kontribusi mencapai 25% produksi minyak bumi dari total produksi nasional. Saat ini jumlah produksi minyak dari Blok ini sekitar 165 - 170 MBOPD.

(Baca Juga : Pengapalan ke-700, Sinergi Anak Usaha Pertamina Angkut Produksi Minyak Mentah Blok Cepu )

"Kami terus berkoordinasi dengan CPI. Semangat kami adalah growth untuk tumbuh itu harapan kami 5 tahun kedepan," ujar Danang dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/6/2021).

Danang juga memastikan bahwa PHR akan terus melakukan investasi agar level produksi kedepan tetap terjaga dengan baik. Proyek pemboran juga dipastikan akan tetap berlanjut untuk menemukan titik-titik baru sumber minyak. PHR bersama SKK Migas secara intensif melakukan pembahasan dan persiapan untuk mengelola blok itu secara mandiri tanpa CPI.

(Baca Juga : Peningkatan Produksi Minyak di Iran Perkuat Keamanan dan Kekuatan Politik )

"Kami sudah melakukan kesepakatan dengan SKK Migas untuk menyelesaikan masalah lingkungan kemudian perizinan kami juga bersama operator lama untuk menyelesaikannya,"katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Putin Peringatkan Produksi...
Putin Peringatkan Produksi Minyak Teluk bisa Berhenti Total dalam Sebulan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Tanyakan Soal Tarif Dagang dan Dampak Perang Timteng
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Rekomendasi
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved