Peminat Seli Masih Tinggi, Harganya Diprediksi Naik Tahun Ini
Kamis, 24 Juni 2021 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
“Kemudian sepeda lipat ini adalah sepeda commuter, karena banyak digunakan di jalan perkotaan. Lebih dipakai untuk aktivitas orang, untuk trasnportasi juga. Kalau di Indonesia ini kebanyakan hanya untuk pemakaian olah raga rekreasi saja. Karena peminatnya kebanyakan di kota dan banyak pesepeda pemula juga, makanya masyarakat banyak mengambil sepeda lipat,” tuturnya.
Dia menambahkan, sepeda lipat banyak digemari para pesepeda pemula, sebab jika sepeda gunung tidak untuk digunakan sebagai sepeda commuter karena gowesan yang lebih berat.
Baca juga: Luar Biasa! Satu Dokter Wisma Atlet Tangani Pasien Covid-19 di Tiga Lantai Sekaligus
“Kalau sepeda gunung, terus terang dari gowesan bebannya lebih berat, kecuali city bike seperti sepeda mini, atau sepeda turing atau sepeda hybrid. Nah itu baru bisa jadi sepeda commuter. Tapi marketnya tidak banyak,” imbuhnya. Lebih lanjut, Eko menyebut kini sepeda lipat sudah berada di kisaran Rp2-Rp5 juta, tergantung bahan serta komponen yang digunakan.
Dia menambahkan, sepeda lipat banyak digemari para pesepeda pemula, sebab jika sepeda gunung tidak untuk digunakan sebagai sepeda commuter karena gowesan yang lebih berat.
Baca juga: Luar Biasa! Satu Dokter Wisma Atlet Tangani Pasien Covid-19 di Tiga Lantai Sekaligus
“Kalau sepeda gunung, terus terang dari gowesan bebannya lebih berat, kecuali city bike seperti sepeda mini, atau sepeda turing atau sepeda hybrid. Nah itu baru bisa jadi sepeda commuter. Tapi marketnya tidak banyak,” imbuhnya. Lebih lanjut, Eko menyebut kini sepeda lipat sudah berada di kisaran Rp2-Rp5 juta, tergantung bahan serta komponen yang digunakan.
(ind)
Lihat Juga :