Strategi 'Banyak Jalan Menuju Roma' dari Morula
Sabtu, 26 Juni 2021 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
Nah untuk membantu pasangan yang ingin memiliki buah hati, Morula menghadirkan program promo Mid year 2021. Dengan program ini pasangan dapat menempuh program bayi tabung mulai dari 60 juta rupiah. Biasanya, Morulla mematok harga hingga sekitar Rp70 juta.
Hingga saat ini, Morula baru bisa melayani permintaan sebanyak lima ribu bayi tabung per tahunnya. Jumlah itu hanya sekitar 2% dari jumlah pasangan di Indonesia yang membutuhkan layanan bayi tabung yang mencapai 250 ribu pasangan.
Damlam seminar itu, dr. Ivander Ramon Utama, F.MAS, SpOG, dokter kandungan dan kebidanan Morula IVF Ciputat, menyatakan Drive-In Seminar ini sangat inovatif di masa pandemi, mengingat kegiatan virtual masih belum bisa menggantikan pertemuan tatap muka karena adanya interaksi yang lebih hangat antara narasumber dan peserta.
"Namun peserta juga seringkali khawatir dengan protokol kesehatan dan penyebaran pandemi bila seminar dilakukan secara tatap muka. Di sini interaksi narasumber dan peserta akan tetap berlangsung, namun dengan protokol kesehatan yang jelas sangat aman karena peserta berada di dalam mobil masing-masing,” katanya.
dr. Ivander menambahkan, secara medis, infertilitas dibagi menjadi dua jenis. Pertama, infertilitas primer, yaitu suatu kondisi pasangan suami istri belum mampu dan belum pernah memiliki anak walaupun telah melakukan hubungan seksual rutin sebanyak 2-3 kali seminggu dalam kurun waktu 1 tahun tanpa menggunakan alat kontrasepsi.
Hingga saat ini, Morula baru bisa melayani permintaan sebanyak lima ribu bayi tabung per tahunnya. Jumlah itu hanya sekitar 2% dari jumlah pasangan di Indonesia yang membutuhkan layanan bayi tabung yang mencapai 250 ribu pasangan.
Damlam seminar itu, dr. Ivander Ramon Utama, F.MAS, SpOG, dokter kandungan dan kebidanan Morula IVF Ciputat, menyatakan Drive-In Seminar ini sangat inovatif di masa pandemi, mengingat kegiatan virtual masih belum bisa menggantikan pertemuan tatap muka karena adanya interaksi yang lebih hangat antara narasumber dan peserta.
"Namun peserta juga seringkali khawatir dengan protokol kesehatan dan penyebaran pandemi bila seminar dilakukan secara tatap muka. Di sini interaksi narasumber dan peserta akan tetap berlangsung, namun dengan protokol kesehatan yang jelas sangat aman karena peserta berada di dalam mobil masing-masing,” katanya.
dr. Ivander menambahkan, secara medis, infertilitas dibagi menjadi dua jenis. Pertama, infertilitas primer, yaitu suatu kondisi pasangan suami istri belum mampu dan belum pernah memiliki anak walaupun telah melakukan hubungan seksual rutin sebanyak 2-3 kali seminggu dalam kurun waktu 1 tahun tanpa menggunakan alat kontrasepsi.
Lihat Juga :