Konsumen Cemas Berlebih, Bear Brand Dapat 'Rezeki Nomplok'
Minggu, 04 Juli 2021 - 22:29 WIB
loading...
A
A
A
“Ketika banyak brand rontok karena sepi pembeli, Bear Brand justru ‘kelabakan’ oleh rush konsumen yang melakukan panic buying. Secara tidak langsung ini jadi rezeki nomplok buat Bear Brand,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (4/7/2021).
Viralnya susu Bear Brand, kata Yuswohady lebih otentik sebab terjadi secara spontan dan memicu adanya panic buying. Hal itu bermula dari rekomendasi mulut ke mulut yang mempercayai bahwa susu Bear Brand dapat menyembuhkan penyakit terutama gejala-gejala pada Covid-19.
“Viral Bear Brand bukan ditrigger oleh sebuah kampanye branding melainkan oleh kebutuhan mendesak konsumen akibat fear of death di masa pandemic,” ucapnya.
Baca juga: Pasokan Oksigen Menipis, Pemerintah Bentuk Satgas Oksigen
Dia juga menjelaskan serbuan masyarakat terhadap susu Bear Brand hanya terjadi dalam jangka pendek saja. Namun ke depan positioning Bear Brand akan menjadi sangat kuat sebagai susu kesehatan.
Viralnya susu Bear Brand, kata Yuswohady lebih otentik sebab terjadi secara spontan dan memicu adanya panic buying. Hal itu bermula dari rekomendasi mulut ke mulut yang mempercayai bahwa susu Bear Brand dapat menyembuhkan penyakit terutama gejala-gejala pada Covid-19.
“Viral Bear Brand bukan ditrigger oleh sebuah kampanye branding melainkan oleh kebutuhan mendesak konsumen akibat fear of death di masa pandemic,” ucapnya.
Baca juga: Pasokan Oksigen Menipis, Pemerintah Bentuk Satgas Oksigen
Dia juga menjelaskan serbuan masyarakat terhadap susu Bear Brand hanya terjadi dalam jangka pendek saja. Namun ke depan positioning Bear Brand akan menjadi sangat kuat sebagai susu kesehatan.
Lihat Juga :