PPKM Darurat Bikin Kantong Pengusaha Mal Jonjing

Selasa, 06 Juli 2021 - 15:10 WIB
loading...
PPKM Darurat Bikin Kantong...
Ilustrasi. FOTO/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Pemerintah secara tegas tidak mengizinkan pusat perbelanjaan/mal melakukan aktivitas selama PPKM darurat . Adapun hal tersebut mendorong kerugian pusat perbelanjaan. Kondisi keuangan Pusat Perbelanjaan sudah dapat dipastikan akan mengalami defisit selama pemberlakuan PPKM Darurat.

"Hal itu disebabkan dari sisi penerimaan akan berkurang lantaran harus banyak memberikan bantuan kepada para penyewa (tenant) di dalam mal," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (6/7/2021).

Baca Juga: Harusnya WFH Tapi Dipaksa WFO, Laporkan ke Sini!

Sementara itu, dari sisi pengeluaran relatif tidak berkurang sebab tetap harus membayar berbagai biaya kewajiban meskipun Pusat Perbelanjaan tidak beroperasi. Ia menyebutkan, biaya wajib tersebut antara lain seperti gaji atau upah pegawai, listrik, gas, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Reklame dan sebagainya. "Berbagai biaya dan retribusi/pajak jumlahnya tidak berkurang meski Pusat Perbelanjaan tidak beroperasional (tutup)," jelas dia.

Alphonzus menyampaikan apabila penerapan PPKM Darurat nantinya diperpanjang, maka pengeluaran perusahaan akan membengkak karena tidak diimbangi dengan pendapatan. Sehingga jika hal itu terjadi, maka mengharuskan pengelola Pusat Perbelanjaan mengambil jalan alternatif guna menyelamatkan kondisi perusahaan.

Ia menyebut mau tidak mau salah satu cara supaya efisiensi pengeluaran tetap terjaga harus merumahkan para pekerja yang mana berpotensi untuk dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). "Ada sebanyak 84.000 pekerja mal akan berpotensi akan kena PHK, apabila PPKM Darurat Jawa-Bali diperpanjang oleh pemerintah," kata Alphonzus.

Baca Juga: Viral Harga Susu Beruang Nggak Masuk Akal, Begini Komentar Nestle!

Ketua Umum APPBI menambahkan jumlah karyawan Pusat Perbelanjaan di seluruh Indonesia ada sekitar 280.000 orang (tidak termasuk karyawan penyewa/tenant). Dari jumah karyawan tersebut memiliki potensi yang dirumahkan atau terkena PHK sekitar 30%.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puncak Belanja Lebaran...
Puncak Belanja Lebaran Diprediksi Terjadi Pekan Ini, Kunjungan ke Mall Bakal Naik 15%
Pengusaha Mal Akhirnya...
Pengusaha Mal Akhirnya Tersenyum Saat Libur Nataru 2023, Pengunjung Capai 90%
Pengusaha Jakarta Curhat:...
Pengusaha Jakarta Curhat: Jangan Jadikan Booster Kedua Syarat Masuk Mal, Kami Enggak Kuat
Gelar ISF 2022, Pengusaha...
Gelar ISF 2022, Pengusaha Mal Targetkan Raup Transaksi Rp50 Triliun
Pengusaha Mal Optimistis...
Pengusaha Mal Optimistis Nasib Suram Akan Berakhir Tahun Ini
Omicron Menular Sangat...
Omicron Menular Sangat Cepat, Cerita Pilu Pengusaha Mal Belum Usai
Pedagang Malang Plaza...
Pedagang Malang Plaza Ungkap Dugaan Pelanggaran Pidana Pengelola Mal Pasca Kebakaran
Hadirkan Inovasi Kesehatan,...
Hadirkan Inovasi Kesehatan, Ini Bentuk Dukungan KF untuk Bangkit dari Pandemi Covid-19
Omicron Melonjak, Istana:...
Omicron Melonjak, Istana: Rem Darurat Belum Perlu Ditarik
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved