Gudang Garam Tepis Kabar Akuisisi oleh Japan Tobacco
Kamis, 08 Juli 2021 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, riset yang dipublikasikan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia menyampaikan bahwa pelaku pasar tengah ramai membicarakan potensi GGRM menjadi subjek merger dan akuisisi oleh perusahaan asing.
Selain itu, Gudang Garam dan Japan Tobacco pernah memiliki hubungan yang baik, ketika pada 4 Agustus 2017 perusahaan asal Jepang itu membeli anak perusahaan Gudang Garam, PT Karyadibya Mahardhika (KDM) dan distributornya PT Surya Mustika Nusantara (SMN) senilai USD677 juta atau saat itu setara Rp9,02 triliun.
Baca juga:Penaltinya Sempat Ditepis, Harry Kane Lega Timnas Inggris Raih Kemenangan
Dilihat melalui RTI, pada perdagangan hari ini saham GGRM mengalami penurunan sebesar Rp275 atau 0,67% ke Rp40.575 per lembar saham. Selama sebulan terakhir saham GGRM naik 20,76% dan secara year to date turun 1,04%.
Frekuensi perdagangan saham GGRM mencapai 8.190 kali dengan 4,85 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp200,34 miliar. Price Earning Ratio (PER) 11,17 dan market cap sebesar Rp78,07 triliun.
Selain itu, Gudang Garam dan Japan Tobacco pernah memiliki hubungan yang baik, ketika pada 4 Agustus 2017 perusahaan asal Jepang itu membeli anak perusahaan Gudang Garam, PT Karyadibya Mahardhika (KDM) dan distributornya PT Surya Mustika Nusantara (SMN) senilai USD677 juta atau saat itu setara Rp9,02 triliun.
Baca juga:Penaltinya Sempat Ditepis, Harry Kane Lega Timnas Inggris Raih Kemenangan
Dilihat melalui RTI, pada perdagangan hari ini saham GGRM mengalami penurunan sebesar Rp275 atau 0,67% ke Rp40.575 per lembar saham. Selama sebulan terakhir saham GGRM naik 20,76% dan secara year to date turun 1,04%.
Frekuensi perdagangan saham GGRM mencapai 8.190 kali dengan 4,85 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp200,34 miliar. Price Earning Ratio (PER) 11,17 dan market cap sebesar Rp78,07 triliun.
(uka)
Lihat Juga :