Vaksin GX-19N Engga Gratis, Kalbe Farma: Tidak Lebih Mahal Dari yang Sudah Ada

Jum'at, 09 Juli 2021 - 17:54 WIB
loading...
Vaksin GX-19N Engga...
PT Kalbe Farma Tbk, mencatat vaksin GX-19N untuk Covid-19 yang akan diproduksi tidak diberikan secara gratis. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk, mencatat vaksin GX-19N untuk Covid-19 yang akan diproduksi tidak diberikan secara gratis. Artinya, untuk memperoleh vaksin besutan emiten farmasi Indonesia tersebut, masyarakat harus merogoh kocek.

Meski demikian, manajemen Kalbe Farma belum menetapkan berapa harga vaksin GX-19N itu. Sebab, saat ini proses uji klini 2b/3 masih akan dilakukan perusahaan.

"Untuk harganya sendiri saat ini kita belum bisa memberikan harga yang pasti karena masih dalam proses pengembangan," ujar Direktur Kalbe Farma, Sie Djohan, Jumat (9/7/2021).

Baca Juga: Vaksin Kalbe dan Genexine Dinilai Bikin Kebal dari Varian Covid-19

Djohan menegaskan, pihaknya akan berusaha menetapkan harga vaksin GX-19N di bawa harga rata-rata vaksin Covid-19 yang sudah digunakan saat ini. Proses itu akan dikoordinasikan dengan perusahaan bioteknologi Genexine, Korea Selatan.

Vaksin GX-19N sendiri merupakan hasil kerja sama Kalbe dengan Genexine. Saat ini, Kalbe telah mengantongi izin uji klinik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kita akan berusaha semaksimal mungkin bekerja sama dengan Genexine, kita ingin pastikan harga yang kita tawarkan nanti tentunya tidak lebih mahal dari vaksin-vaksin yang saat ini sudah dipakai," kata dia.

Baca Juga: Penggunaan Vaksin Covid-19 Besutan Kalbe Farma Tinggal Selangkah Lagi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, deoxyribonucleic acid (DNA) vaksin GX-19N memiliki potensi yang sangat baik untuk memberikan proteksi terhadap berbagai varian Covid-19. Bahkan, kemungkinan proteksi dalam jangka waktu yang lebih lama.

"Keamanan untuk vaksin GX-19N dilihat juga sangat baik karena tidak menggunakan viral vector dan adjuvant,“ ujar Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu.

Kementerian Kesehatan pun berharap semua tahapan pengembangan vaksin dapat diikuti dengan baik, sehingga vaksin dapat digunakan dengan aman.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Life Gandeng Kalbe...
MNC Life Gandeng Kalbe Farma Gelar Seminar Kenali Kanker Payudara Sejak Dini
Ambil Bagian dalam Pembangunan...
Ambil Bagian dalam Pembangunan Berkelanjutan, Kalbe Raih Proper Emas
Fundraising Karyawan...
Fundraising Karyawan Kalbe Senilai Rp251 Juta Bantu Pengobatan Gratis
Kimia Farma-Kalbe Farma...
Kimia Farma-Kalbe Farma Teken Mou di Bidang Layanan Kesehatan
Kalbe Mendorong Pelaku...
Kalbe Mendorong Pelaku UMKM Lebih Produktif
Boenjamin Setiawan,...
Boenjamin Setiawan, Pendiri Kalbe Farma Meninggal Dunia
Kalbe Perkuat Hilirisasi...
Kalbe Perkuat Hilirisasi Riset Lewat RKSA 2025
MNC University, PTS...
MNC University, PTS Peserta KKN Tematik Merajut Nusantara, dan LLDIKTI 3 Apresiasi Kegiatan Peduli Stunting Kalbe Farma di Kabupaten Ngada
Kalbe Bangun Kemitraan...
Kalbe Bangun Kemitraan dengan Pemerintah dalam Pengembangan Teknologi Stem Cell
Rekomendasi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Video Latihan Lisa BLACKPINK...
Video Latihan Lisa BLACKPINK di Piala Dunia 2026 Viral, Bikin Fans Tak Sabar
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved